<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274</id><updated>2011-04-21T15:31:40.206-07:00</updated><title type='text'>The Second Dimension(tm)</title><subtitle type='html'>Cerita pertamaku asli!
Tanpa dibantu siapa siapa!
Ver 2.00
Boleh dibaca ga boleh ditiru...
Komentar, saran, kritik, dll ditunggu.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115674753815295293</id><published>2006-08-27T23:37:00.000-07:00</published><updated>2006-08-27T23:45:38.313-07:00</updated><title type='text'>Bagian 14: Pembekuan Kantor Kayn</title><content type='html'>“Huhuhuhu..”Tawa pria itu dalam kemenangan.”Mati KAU!!”Teriaknya dibarengi dengan sentakan tangan kanannya lagi.Ali yang sudah tahu bahwa akan timbul sesuatu yang buruk,melompati meja kerja Kayn lalu bersembunyi dibelakang meja itu,Kayn sendiri menggulingkan sofa dengan cepat agar bisa bersembunyi dibelakang sofa itu.Dugaan Ali benar,kali ini pria itu menjatuhkan sepilar besar es tepat ditempat Ali berpijak tadi.Pilar es itu hancur berkeping keping setelah menghantam lantai.&lt;br /&gt; “Kau hanya bisa kabur..keluarlah kucing kecil...AKU akan MEMBUNUHMU!!”Ujar pria itu kepada Ali dengan nada menghina.Jantung Ali berdetak kencang,ia dapat merasakan darah mengucur dari bahu kirinya,rasanya pedih dan sakit sekali.Tanpa diduga,muncullah beberapa es berbentuk stalagmit tajam sekitar satu senti disebelah kanan Ali.Ali sekarang sangat merasa terdesak dan tidak tahu apa yang harus ia lakukan.Tanpa diketahui Ali dan Kayn,Pria aneh itu membuang serbuk berwarna biru seperti kaca dari tangan kirinya yang tadinya mengepal gemstone berwarna biru yang sekarang sudah hancur itu dan menggantinya dengan gemstone berwarna biru yang lebih berkilau.&lt;br /&gt; “PERGI KAU!!”Teriak Ali sambil berdiri dibelakang meja Kayn.Keadaan hening sejenak.”Apa katamu..,KEPARAT!!”Teriak pria itu murka,sedetik kemudian ia menghentakkan tangannya.Kali ini efeknya jauh lebih berbeda dari sebelumnya,muncul tiga pilar besar es tajam dari bawah meja Kayn yang membuat meja itu rusak berat dan terangkat kebagian atas pilar es besar itu.Ali yang tadinya bersandar ke meja Kayn,menjadi bersandar ke pilar es yang sangat dingin itu.&lt;br /&gt; Suhu di kantor Kayn itu sudah berubah menjadi dingin sekali setelah munculnya tiga pilar es tajam tadi,suhu ini mengingatkan Ali ketika salju mulai turun di apartemennya saat di New York.Ia melirik ke sekitarnya,disebelahnya terdapat es berbentuk stalagmit kecil yang dilupakan Ali setelah munculnya pilar tadi.”Ini satu satunya kesempatan..”Pikir Ali keras.Ia memukul es kecil tetapi tajam itu dengan tangan kanannya yang masih bisa bergerak.Es itu patah setelah dipukul dari sampingnya.Ia mengambil es yang berhasil dipatahkannya.&lt;br /&gt; Dengan satu gerakan cepat,Ali melemparkan es tajam itu ke arah pria berwajah babi itu.Ali tersenyum sambil melihat es kecilnya meluncur tepat kearah badan orang bermantel itu.”Kena kau!”Pikir Ali senang.Tetapi dugaan Ali salah,dengan satu gerakan menangkis dari tangannya,ia tiba tiba memegang perisai tebal yang terbuat dari es.dan dengan entengnya,ia menahan es tajam lemparan Ali dengan perisai esnya.”GILA!”Jerit Ali dalam hatinya.”Kaget orang bumi?!?”Ejek pria itu.&lt;br /&gt;Dengan kekuatan kegilaannya,pria itu melempar perisai yang baru saja dibuatnya itu kearah Ali,tetapi lemparan pria itu telat,Ali sudah melemparkan dirinya kebelakang sofa dimana Kayn bersembunyi.Perisai itu menghantam dinding didekat Ali hingga retak.&lt;br /&gt; Es itu hancur menjadi serpihan setelah membuat dinding itu menjadi rusak.Ali bersandar ke dinding dekat sofa yang digulingkan Kayn,lalu berkata,”Kau tidak apa apa?”Tanya Ali kepada Kayn yang gemetaran.”Tidak..tidak apa apa..”Balasnya gugup.”Gemetaran karena dingin atau takut?”Tanya Ali memaksakan dirinya untuk tersenyum.”Dua duanya…”Jawab Kayn yang ternyata berusaha tersenyum juga.Sesaat mereka berdua berpandangan sambil tersenyum,kemudian Ali menengok keadaan pria itu.&lt;br /&gt; Pria itu berbalik menuju pintu sambil berkata,”MATILAH KALIAN SEMUA!”dengan keras.Ia mengambil satu gemstone biru lagi dari balik mantelnya,kemudian ia mengepalnya di tangan kanannya yang bebas.Ali tercengang melihat pria itu mengeluarkan sinar seperti aurora yang kebiru biruan dari kedua tangannya yang sedang memegang Gemstone.&lt;br /&gt; “Kayn,tampaknya dia akan segera mengeluarkan sihir Gemstone yang lebih mengerikan lagi..”Ujar Ali berusaha agar nadanya tidak seperti orang khawatir.”Kita akan mati?”Tanya Kayn terpukul.”Semoga tidak..Aku harus mencegahnya sebelum telat!Kau punya ide?”Tanya Ali.”Ti..Tidak..Maaf..”Jawab Kayn dibarengi dengan gemeletuk kedinginan.&lt;br /&gt; “MATI KALIAN SEMUA!!”Teriak Pria berwajah babi itu dengan penuh kemenangan.Pria itu menghentakkan kedua tangannya yang masih mengepal gemstone ke atas kepalanya.Sinar berwarna biru yang keluar dari kedua tangannya yang memegang gemstone itu semakin terang,beberapa detik kemudian seluruh dinding dan lantai juga barang barang di ruangan itu mulai menjadi terlapisi es yang sangat dingin dan keras.&lt;br /&gt; Ali dapat mendengar pria itu membuka pintu keluar,kemudian kabur keluar ruangan itu.Ia menengok kearah pintu,pria bermantel itu sudah tiada,pintu keluar dari ruangan itu sudah mulai terlapisi es.”GILA!! Dia membekukan ruangan ini!!”Teriak Ali kaget melihat es tebal yang menyelimuti satu satunya pintu di ruangan itu.Kayn berdiri dengan terburu buru untuk melihat apa yang terjadi.Ruangan itu sudah terselimuti oleh es tebal yang menutupi semua dinding dan barang barang yang ada disitu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115674753815295293?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115674753815295293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115674753815295293' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115674753815295293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115674753815295293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/08/bagian-14-pembekuan-kantor-kayn.html' title='Bagian 14: Pembekuan Kantor Kayn'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115580682105632478</id><published>2006-08-17T02:20:00.000-07:00</published><updated>2006-08-17T02:27:01.623-07:00</updated><title type='text'>Bagian 13: Palsu</title><content type='html'>Ali dan Kayn memandang pria berambut emas itu.”Cih!”Ujar orang itu seraya membuang ludahnya ke karpet berwarna merah di kantor itu.”Rupanya sudah ketahuan..Darimana kau tahu itu bukan Garold,perempuan SIAL!!”Umpatnya keras.Farere yang kelelahan gara gara berteriak teriak terus itu terdiam sejenak.”Itu karena instingku,penjahat!!”,”Aku melihat bahwa Ali benar benar ada di desa ini sewaktu di Old Stone Bar!! Sejak saat itu aku melihat tingkah lakunya yang baru saja sampai di desa ini!Dan beberapa jam yang lalu,aku sendirilah yang melihat bahwa kamu mengintai Ali dan bersembunyi diatap rumah didekat pertigaan Willerend–Pike Drown-Summerup!!”Ujar Farere kelelahan.”Tetapi aku tidak menjatuhkan papan itu bukan??!”Balas pria itu berteriak.”Huh!..Mungkin memang aku tidak terlalu mengerti tentang yang satu ini..tapi kau melakukannya memakai KEKUATAN GEMSTONE!!”Ujar Farere terengah.&lt;br /&gt;          “Aku tidak menyangka akan jadi seperti ini..Jadi kau tahu bahwa aku memutuskan tali sambungan papan itu dengan memakai Api hingga penahannya gosong dan hilang?!?”Ujar pria itu dengan nada mengejek.”Yeah..Aku tahu itu..”Jawab Farere.”Dan KAU bukan Garold!”Teriak Ali tak terduga.”Aku Garold..Garold Broazyme!!TEMANMU!”Ujar pria itu keras.”Tidak..Kau bukan Garold..Kau penipu!!”Balas Ali lebih keras.&lt;br /&gt;          Pria itu mengeluarkan Gemstone berwarna biru laut dari sakunya.”Tahu darimana kau!Aku Garold!!”Teriak pria berbaju hitam itu.”Kau memang pandai meniru wajah dan gaya berpakaiannya..Tapi kau tidak pandai menirukan sifatnya..”Ujar Farere sambil berjalan menuju kebelakang pria itu.Ali sekarang dapat mengenali wanita bergaun hijau itu,dia Farere,Adik kelas Ali di NFM yang terkenal dengan kepintaran dan ketelitian dalam memecahkan suatu masalah.Kayn hanya bisa terdiam dikursinya.&lt;br /&gt;          “Aku tak tahu orang dari dimensi kesatu itu cukup pintar..”Ujar pria itu melecehkan sambil mengepal Gemstone yang baru saja dikeluarkannya tadi di tangan kirinya.”APA MAKSUD..”Kata kata Ali terpotong dengan tawa kemenangan pria itu.”Terlambat..Kalian semua akan menjadi mayat di tempat ini!!”Ujar pria itu dengan penuh kemenangan.&lt;br /&gt;          Pria itu menatap Ali dengan penuh amarah,dengan satu hentakan cepat dari tangan kanannya,tanpa diduga muncullah es tajam yang berbentuk seperti stalaktit tepat dari atas kepala Ali.Tanpa peringatan,es itu menjatuhi kepala Ali.Tetapi sebelum es itu menghujam kepalanya,Ali berhasil menghindar selangkah kekanan dari sasaran es itu.Es itu hanya berhasil menggores lengan kiri Ali.”Apa?!! Kenapa bisa begitu?!!”Teiak Ali dalam hati.&lt;br /&gt;          Farere yang sebelumnya berada dibelakang pria itu,mencoba mengahantamnya dengan pot tanaman didekat pintu keluar.”Terlambat..Detektif..”Ujar pria itu sinis.Sedetik kemudian ia menendang Farere yang belum sempat memukulkan pot tanamannya.Farere menjerit kemudian menghantam dinding dibelakangnya kemudian jatuh tersungkur,sedangkan potnya jatuh ke karpet ruangan itu dan kemudian pecah.&lt;br /&gt;          “Farere!!”Teriak Ali sambil memegangi bahu kirinya yang terluka.”Siapa dia?”Tanya Kayn gemetaran.”Adik kelasku sewaktu di NFM,kalau aku masih hidup setelah ini,nanti kujelaskan..”Jawab Ali kesakitan.Pria itu kemudian membuka bajunya,menarik rambutnya dan wajahnya sendiri.Ternyata dia memang Garold palsu,pikir Ali.Rambutnya berwarna coklat kusam,Wajahnya yang asli berbentuk seperti babi hutan yang tak bertaring dan kulitnya berwarna coklat tua,ia memakai mantel berwarna putih dengan motif biru yang panjangnya menutupi hampir semua bagian tubuhnya dari bahu hingga kaki.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115580682105632478?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115580682105632478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115580682105632478' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115580682105632478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115580682105632478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/08/bagian-13-palsu.html' title='Bagian 13: Palsu'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115543090919740874</id><published>2006-08-12T17:50:00.000-07:00</published><updated>2006-08-12T18:01:49.416-07:00</updated><title type='text'>Bagian 12: Sang Detektif</title><content type='html'>Kali ini,Ali menyusuri jalan yang Ali ketahui bernama, ”Willerend”.Kali ini pikirannya kosong sama sekali,ia terus melamun sambil bersiul di sepanjang jalan itu.Ia sama sekali tidak merasa bahwa dirinya sedang diintai.&lt;br /&gt;          Ali berjalan dengan tenangnya sambil bersiul lagu “Boulevard” setelah berpindah ke jalan Pike Drown,tetapi ketenangannya terganggu setelah sandal barunya menginjak kotoran kuda di jalan itu.Bau dari kotoran itu dengan cepat membuyarkan pikiran Ali yang sedang kosong.&lt;br /&gt;Baru beberapa puluh detik Ali berjalan maju dengan kotoran kuda di sandalnya,ia mendapat suatu hal yang tak terduga.Sebuah papan nama sebuah toko jatuh dan menghantam kepalanya dengan keras.Ali yang sama sekali tidak menduga hal ini akan terjadi,jatuh terkapar di jalanan berbatu itu,ia pingsan.&lt;br /&gt;          Sebenarnya banyak sekali orang disekitar Ali yang sedang memperbaiki bangunannya masing masing,tetapi sama sekali tidak ada yang peduli walau melihat seorang pemuda beruban tertimpa potongan papan kayu yang cukup tebal.Bahkan pemilik potongan kayu yang menimpa kepala Ali itupun tidak mempedulikan Ali yang sudah pingsan itu dan pura pura tidak tahu.&lt;br /&gt;          Agak jauh dari tempat Ali pingsan,terdapat salah seorang yang memperhatikan Ali.Rambutnya yang merah dan panjang menjuntai sampai ke lututnya,matanya berwarna biru bercahaya,kulitnya berwarna kuning langsat dan mulus,ia memakai gaun berenda yang terbuat dari katun yang berwarna hijau pucat.Orang itu bernama Farere Shinequeen,seorang pengagum Ali dari NFM.&lt;br /&gt;          “Ali?”,”Ali??”,”Bangun..”,”Alii!!”.Suara suara itu terus terngiang di telinganya,setelah hampir satu jam,Ali pun terbangun.Kepalanya terasa seperti pecah,ia merasa pusing sekali sampai sampai ingin muntah,ia melihat skelilingnya,mata Ali seperti dipenuhi dengan kabut,ia menutup matanya lagi dan sekarang ia dapat mendengar suara dua orang perempuan yang saling berbisik.Ia membuka matanya lagi,kali ini pandangannya sudah terfokus,ia dapat melihat Kayn dan seorang perempuan lagi yang Ali lupa namanya.Ali terlonjak ketika sepenuhnya sadar,ia sedang duduk di sofa kulit didalam ruangan kecil seperti kantor.&lt;br /&gt;          Ali dapat melihat Kayn duduk di kursi kayu disebelah kiri Ali.”Kau sudah sadar?”Tanyanya.”eerrr..Yeah..kurasa begitu”Ujar Ali dengan lemas.”Aku dimana?”Tanya Ali melirik sekitarnya.”Kantorku”Jawab Kayn singkat.”Apa? Kau punya kantor? Mengapa aku ada disini?”Tanya Ali terburu buru.”Tenangkan dulu dirimu..”Ujar seorang perempuan disebelah Kayn.”Kukira kau akan gegar otak..”Ujar suara yang dikenal Ali sebagai Garold.Pintu kayu di kantor itu tiba tiba terbuka,dan masuklah seorang pria berbaju hitam dengan rambut keemasan.”Hai..”Ujarnya tenang.”Ga..Garold?”Tanya Ali tergagap.”Tidak usah seperti itu..Ini memang aku.”Ujar pria berbaju hitam itu sambil melihat lihat keadaan sekitarnya.”Siapa kau??!! Seenaknya saja masuk ke kantorku!!”Jerit Kayn melihat Garold masuk tanpa mempedulikannya.&lt;br /&gt;          Garold menoleh kepada Kayn yang sekarang berdiri tegap didekat kursinya.”Hmm..Aku menguping dari pintu itu (seraya menunjuk pintu yang baru saja dilewatinya),dan setelah itu aku tahu ia ada disini (melirik Ali),jadi aku kesini untuk melihat keadaannya..”Ujar Garold tanpa ragu.”Aku Garold,..temannya (menunjuk Ali)”Tambahnya lagi setelah melihat raut wajah Kayn.Walaupun orang didepan pintu yang terbuka itu Garold,entah kenapa Ali mempunyai perasaan aneh bahwa orang itu bukan Garold.&lt;br /&gt;          Keadaan hening sejenak,Kayn akhirnya duduk lagi,Orang itu menutup pintu lalu duduk di sofa sebelah Ali,sedangkan perempuan yang memakai gaun hijau itu tetap diam di tempat duduknya disebelah Kayn.Ali sendiri yang masih pusing memperhatikan bahwa sekarang suasananya berubah menjadi suram.”Apa benar ia temanmu?”Tanya Kayn dalam bisikan.”Setahuku iya,tetapi rasanya Garold tidak seperti itu..”Jawab Ali dengan suara yang sangat kecil.”Aneh.”Bisik Kayn lagi.”Siapa orang bergaun hijau disebelahmu itu?”Bisik Ali kepada Kayn.”Dia yang membawamu ke penginapan ini,katanya dia temanmu.. namanya Farere kalau tidak salah..”Balas Kayn.&lt;br /&gt;Belum sempat Ali berbisik lagi,Garold berbicara dengan menggelegar,”Kenapa kalian berbisik bisik?!!Apa yang kalian bicarakan!?!!”.Ali menatap Garold dengan tatapan tidak percaya,sedangkan Kayn terkaget oleh suara Garold itu.&lt;br /&gt;          “Cukup main mainnya!!”Ujar suara yang berasal dari orang yang memakai Gaun hijau disebelah Kayn yang tadinya hanya terdiam dengan ekspresi tidak jelas.Dengan serentak mereka bertiga menatap Farere.”Kubilang sekali lagi!! Cukup! Berani beraninya kau!!”Ujar Farere dalam getar kemarahan sambil berdiri dengan cepat.”Berani beraninya kau menyakiti ALI!!”Teriaknya.”Apa?”Ujar Kayn dan Ali bersamaan.&lt;br /&gt;          Ekspresi Garold menjadi beku dan membuat tampangnya menjadi mengerikan.”Apa yang kau bicarakan?”Tanyanya secara kasar.”Aku tahu kau yang membuat papan itu menjadi jatuh!!”Teriak Farere.”Ahh?? Apa? Papan??”Balas Garold seperti tidak bersalah.”Papan?”Gumam Kayn.”Maksudmu papan nama toko yang menjatuhiku??!”Ujar Ali keras.”Yeah!! Itu BUKAN KECELAKAAN!! Itu ULAHNYA!! DIA yang melakukannya!!”Teriak Farere menunjuk Garold.”T..tiid..tidak mungkin..”Ujar Ali tergagap,ia yakin tidak mungkin Garold mau membunuhnya.”Dia BUKAN temanmu!! Dia BUKAN GAROLD!! DIA MENYAMAR!!”Teriak Farere sekali lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115543090919740874?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115543090919740874/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115543090919740874' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115543090919740874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115543090919740874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/08/bagian-12-sang-detektif.html' title='Bagian 12: Sang Detektif'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115482893309644518</id><published>2006-08-05T18:01:00.000-07:00</published><updated>2006-08-05T18:48:53.346-07:00</updated><title type='text'>Bagian 11: New York Farmacy</title><content type='html'>Ali menutup pintu keluar dari ruang bawah tanah itu.Sekarang ia sudah menjejakkan kakinya diatas permukaan tanah lagi.Ia menarik napas dalam dalam untuk menghirup udara panas disekitarnya dan bersyukur telah keluar dari ruang bawah tanah yang lembab dan pengap itu.Ia menatap sekelilingnya,keadaannya berubah drastis dengan keadaan sewaktu pagi tadi.Sekarang matahari sudah bersinar dengan terang,langit yang tidak berawan membuat cuaca menjadi panas.”Berbeda sekali cuacanya saat aku pertama kali datang kesini”Pikir Ali membandingkan dengan saat terjadinya badai kemarin malam.Rumah disekitarnya yang tadinya sudah hancur total sedang dibangun ulang oleh pemiliknya yang masih hidup.Mayat mayat dan bangkai yang berserakan telah dibersihkan sejauh Ali memandang.&lt;br /&gt;Ia mulai berjalan menuruni tangga kecil yang cukup panjang dari rumah Garold untuk sampai ke jalan utamanya.&lt;br /&gt;          Dulu ketika di bumi,saat cuaca panas seperti ini,pasti Ali sedang berada di apartemennya dengan kipas dinyalakan sampai ke tingkat paling dingin sambil membaca buku tentang obat obatan dan farmasi,hal itu wajar saja karena Ali baru memulai strata keduanya.Ali memasuki Universitas “New York Farmacy” di Amerika berkat beasiswa yang diterimanya dari Indonesia. Ali ingin bekerja sebagai produsen obat obatan,sehingga ia memilih memasuki jurusan farmasi dan kedokteran.Ia bekerja sebagai tukang kupat tahu di New York untuk menambah pendapatannya yang pas pasan.Walau bisnisnya menguntungkan,Ali sama sekali tidak suka menjadi koki sekaligus pemilik kios “Ali’s Food”.Hal itu dikarenakan kiosnya sering dipakai preman preman dan gangster di New York sebagai tempat berkumpul,bahkan di toilet kecil kios itu pernah ditemukan bom kecil yang belum aktif milik seorang mafia yang sakit perut karena memakan 5 kupat tahu sekaligus.&lt;br /&gt;          Ali tertawa sendiri ketika mengingat saat malam ketika bom itu ditemukan,kiosnya didatangi segerombolan mafia yang meminta bomnya dikembalikan atau mereka akan menjarah habis semua makanan yang ada di tempat itu dan mengobrak ngabrik tokonya.&lt;br /&gt;Ali berjalan menelusuri jalan Heleathand tanpa mempunyai tujuan.Yang ia inginkan hanyalah jalan jalan mencari udara segar di desa itu.Ia menatap rumah rumah yang sedang dibangun ulang dengan perhatian,ia kembali teringat saat ia tinggal di amerika pertama kali.&lt;br /&gt;Saat itu ia diterima untuk tinggal di rumah temannya yang dikenal Ali dari internet.Namanya Bozu,ia sebenarnya pemuda dari jepang,tetapi karena masalah keluarga,ia dipindahkan ke Amerika.Hari hari dirumah Bozu cukup menyenangkan,tetapi masalah keuangan tetap menghimpitnya,karena ia harus pulang pergi dari Minnesota ke New York.Hari hari di rumah Bozu berakhir akibat kecerobohan Ali,yaitu membuat rumah Bozu meledak.&lt;br /&gt;          Kejadian terjadi saat Bozu sedang pergi ke Dakota karena ada panggilan dari kantornya.Bozu adalah seorang Ilmuwan Kimia sekaligus mekanik yang menguasai elektro,jadi tidak aneh jika sebagian barang barang di rumahnya buatan tangannya sendiri.Saat itu hari sudah larut malam,tetapi Ali masih tetap bangun dengan tangan diperutnya,sejak pulang dari NFM (New York Farmacy)ia belum makan apa apa,sehingga sekarang ia kelaparan,tetapi Ali tidak berani membuat makanan apapun karena ia sama sekali belum pernah menggunakan kompor dengan bahan bakar larutan kimia yang tidak Ali kenali.Tetapi dengan keadaan sangat lapar seperti itu,Ali nekat menyalakan kompor aneh itu,tetapi hasilnya sama sekali tidak menggembirakan,beberapa menit setelah Ali memasak mie rebus,beberapa tetesan air dari pancinya tumpah membasahi kompor itu.&lt;br /&gt;          “Dan begitulah jadinya..,Kompor itu meletup dan menimbulkan kebakaran besar....dan aku malah kabur ke New York tanpa mempedulikan rumah Bozu..”Gumam Ali sendiri seperti orang gila.Beberapa menit kemudian,ia hanya memikirkan kesalahannya saat itu,ia menyesal meninggalkan rumah temannya yang terbakar.Ia juga tidak terbayangkan bagaimana ekspresi Bozu jika tahu rumahnya hangus terbakar.&lt;br /&gt;          Tidak terasa,Ali telah sampai ke taman kecil dengan jam seperti Big Ben mini ditengahnya.Jam menunjukan pukul 11.23,Ali mengamati jarum jam yang terbuat dari emas pada jam itu dengan kagum..Ia melihat papan peta dari kayu yang sudah kotor dan retak untuk mengetahui dimana ia berada,ternyata ia berada di pusat desa itu,Wichita garden. Ia melanjutkan perjalanannya lagi setelah beberapa menit melihat lihat peta itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115482893309644518?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115482893309644518/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115482893309644518' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115482893309644518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115482893309644518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/08/bagian-11-new-york-farmacy.html' title='Bagian 11: New York Farmacy'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115422087557528253</id><published>2006-07-29T17:48:00.000-07:00</published><updated>2006-07-29T17:54:35.776-07:00</updated><title type='text'>Bagian 10: Kutukan John Kraustus</title><content type='html'>“Kau tahu kan kita berada dimana?Desa Broken Land!Desa dimana orang orang tidak akan pernah merasa tenang karena ancaman gempa buminya yang tiba tiba!”Ujar Garold seperti sedang menggertak kucing.”Err,yah,sorry...Aku tidak tahu..”Ujar Ali pelan.”Oh iya!”Teriak Garold seakan mendapat ide.”Ada satu cara lagi untuk mendapat uang!Kau harus mendapatkan tongkat John Kraustus!”Tambahnya lagi dengan keras.”apa??”Jawab Ali terkaget kaget.&lt;br /&gt;          “Begini,Dulu sekitar 100 tahun yang lalu desa ini adalah desa kecil yang indah,kalau tidak salah namanya Dendeville..,Saat itu keadaan desa ini lebih baik daripada sekarang,keadaan desa itu berubah karena kutukan John Kraustus.”Ujar garold memulai cerita.”Kutukan?”Tanya Ali.”Ya.Dulu Seorang Sage tua bernama John Kraustus..”,”Sage?”Interupsi Ali.”Orang yang menetralkan naga.Suatu saat kau akan tahu..,tunggu sampai ceritaku selesai kalau mau bertanya.”Jawab Garold.&lt;br /&gt;          Lalu Garold melanjutkan ceritanya,”Orang itu sebenarnya hanya datang ke sini untuk menetralkan burung naga terkenal di desa itu dulu,namanya Drapent.Yang bersarang di broken hill,salah satu bukit didekat desa ini.Semula penduduk di desa akan memberikan 1000 Lucas bagi siapapun yang berhasil membunuh atau menetralkan naga itu,tetapi namanya juga manusia,kadang manusia itu sangatlah licik.Ketika John berhasil menetralkan naga itu,penduduk desa itu sepakat untuk tidak memberi upah yang seharusnya diterima John.Ketika kakek tua itu meminta upahnya,penduduk desa itu malah menggiringnya kembali ke Broken hill dengan alasan ingin melihat burung naga yang sudah dinetralkan.Tapi alih alih melihat naga itu,penduduk desa itu dengan serentak membunuh John dengan menghujamkan pisau pisau yang sudah disiapkan ke seluruh bagian tubuh John di puncak Broken Hill.John yang sudah tua itu sangat kaget dengan apa yang diterimanya.Dengan badan penuh pisau dan darah yang mengalir deras keluar dari tubuhnya,ia menekuk lututnya dengan tetap memegang tongkatnya yang dipenuhi Gemstone.Ia pun berkata,”Kalian orang orang tak tahu diri!!Sudah kunetralkan naga itu!! Tetapi yang kudapat hanyalah kematian!!”,”Kalian semua!!Penduduk Dendeville!! Kalian akan merasakan kepedihanku!!!Desa ini akan mendapatkan bumi besar secara tiba tiba,SELAMANYA!!!”Teriak John serak. Lalu muncullah sinar berwarna kecoklatan dari tongkat kayunya.Cahaya itu membentuk kubah yang terus melebar.Orang orang yang menghunuskan pedangnya ke John meninggal tiba tiba di tempat itu,sedangkan yang tidak ikut membunuh John,terpental ke Dendeville setelah terkena sinar coklat dari tongkat John.Kubah kecoklatan itu hanya menyelubungi Broken Hill dan tidak sampai ke Dendeville,tetapi desa itu mendapat bencana yang lebih besar,yaitu terjadinya gempa bumi besar secara tiba tiba.Gempa bumi itu selalu terjadi sampai sekarang secara mendadak.”Cerita Garold panjang lebar.&lt;br /&gt;          “Orang bisa mengutuk sampai seperti itu?”Teriak ali pelan.”Tidak. Tentu tidak..Sebenarnya itu hanya nama legenda saja..Aku yakin bahwa John sempat memakai kekuatan Gemstonenya yang terbesar..Sampai sampai kekuatan Gemstonenya tetap ada sampai sekarang.”Jawab Garold ringkas.&lt;br /&gt;          Ali sama sekali tidak mengerti soal kutukan dengan gemstone,ia berkata,”Mengapa semua orang di desa ini tidak mengungsi ke tempat lain?”,”Tidak..,Entah kenapa orang yang berusaha keluar dari desa ini menghilang tepat selangkah setelah dia keluar dari perbatasan desa ini.”Balas Garold.Ali menghela napas lalu berkata dengan lesu,”Jadi?Apa hubungannya dengan uang?”,”Minstrel disini akan menghadiahimu 1000 Lucas,7 Hari gratis menginap di daerah Calamity dan satu permintaan bebas tetapi harus masuk akal.”Ujar Garold sambil menerawang langit langit ruangan itu.”Minstrel?”Gumam Ali.”Pemimpin suatu daerah....Jadi kau mau mengikuti sayembara ini?”Tanya Garold ragu ragu.”Yeah, Begitulah..Tampaknya itu kesempatan emas untuk mendapatkan uang.” Ujar Ali yakin.&lt;br /&gt;          ”Tapi apa kau yakin bahwa kita tidak akan dikhianati seperti John?”Kali ini Ali berkata dengan ragu ragu.”Berharap saja semoga tidak begitu.. Kita?? Apa maksudmu?”Balas Garold.”Yeah! Kita! Tentu saja aku tak bisa mencari tongkat itu sendiri apalagi ini daerah yang sama sekali tak kukenal..,soal hadiah tentu kita bagi sama rata..”Timpal Ali.Mereka berdua tersenyum dalam ruangan yang serba aneh itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115422087557528253?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115422087557528253/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115422087557528253' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115422087557528253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115422087557528253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/07/bagian-10-kutukan-john-kraustus.html' title='Bagian 10: Kutukan John Kraustus'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115391218347388157</id><published>2006-07-26T03:58:00.000-07:00</published><updated>2006-07-26T04:09:43.646-07:00</updated><title type='text'>TFD INFO 1</title><content type='html'>Gila,..tapi..&lt;br /&gt;Ada kemungkinan bahwa ini akan menjadi cerita yang saangaat panjang..&lt;br /&gt;Dan ak mulai pusing akan ide selanjutnya...-_-"&lt;br /&gt;Ttp ak akan tetap meneruskan cerita ini (insya Allah) kalo sempet ampe akhir..&lt;br /&gt;Ada komentar buat TFD?&lt;br /&gt;----------------------------------&lt;br /&gt;Oh..ini..&lt;br /&gt;Kalo ada yang tertarik...,&lt;br /&gt;Kamu boleh nyaranin karakter tokoh (yang jahat ato yang baik) yang kamu sukai..&lt;br /&gt;Kalo emang cocok nanti karakternya saya masukin deh..&lt;br /&gt;Yeah..Ini untuk yang niat...&lt;br /&gt;Kirimin data ini ke &lt;a href="mailto:somestink@gmail.com"&gt;somestink@gmail.com&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;Gender char kamu:&lt;br /&gt;Ciri-ciri char kamu:&lt;br /&gt;Sifat char kamu:&lt;br /&gt;Lain2 yg mau dimasukin ke char kamu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;isi itu terus kirimin ke &lt;a href="mailto:somestink@gmail.com"&gt;somestink@gmail.com&lt;/a&gt; ...&lt;br /&gt;Coke...Kemungkinan besar sy masukin charnya deh...&lt;br /&gt;------------------------------------------------------&lt;br /&gt;YUUUuuuuuUUUuuuu..&lt;br /&gt;THX yang mau baca TFD (kalo ada)&lt;br /&gt;Email ke &lt;a href="mailto:somestink@gmail.com"&gt;somestink@gmail.com&lt;/a&gt; kalo ada sesuatu...&lt;br /&gt;^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115391218347388157?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115391218347388157/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115391218347388157' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115391218347388157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115391218347388157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/07/tfd-info-1.html' title='TFD INFO 1'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115391149939838902</id><published>2006-07-26T03:54:00.000-07:00</published><updated>2006-07-26T03:58:19.646-07:00</updated><title type='text'>Bagian 9: Dunia yang lain</title><content type='html'>Sesaat kemudian Garold tampak baru mengingat sesuatu tentang Ali.”Oh iya..,Kau bilang kau dari Indo..err apa?Aku lupa..”Tanya Garold serampangan,”INDONESIA!”ujar Ali keras,”Oh,Indonesia,yaa..,apakah benar Laxel dulunya ada di duniamu?”,”ya!tentu saja!,aku sendiri kaget ketika mengetahui bahwa Laxel ada di dunia ini setelah PBB kewalahan dalam mencari orang itu di samudera atlantik selama berminggu minggu dengan memakai satelit.”,”PBB?Satelit?...,apa?..Ah sudahlah.duniamu berbeda dengan duniaku.”interupsi Garold.”Jadi kau tahu sekarang kita berada dimana?”Tanya Ali.”Tentu.. ,di desa Broken Land,wilayah calamity tenggara,kerajaan Vienne,dan kau berasal dari dimensi pertama kan? Dari planet bumi?”.Ali terlonjak ketika mendengar Garold berkata,”Bumi”.”Kau tahu dari mana tentang bumi?”,”Yaa..Itu memang sudah terkenal di kalangan High Mage.Tetapi kami tidak tahu lebih jauh tentang itu.”ujar Garold tenang.”High Mage?”,”Itu hanya tingkat pendidikan,semakin tinggi gelar yang didapat,semakin tinggi juga kemungkinan masuk ke pekerjaan yang baik.Aku sendiri hanya sampai pada tingkatan Junior Wizard.Dan soal Bumi dan dimensi pertama,sudah sedikit dibahas pada tingkat High Mage.”.Ali yang mendengar Garold berbicara,menyamakan Tingkatan “High Mage”atau”Junior Wizard” dengan diploma atau strata.&lt;br /&gt;“Jadi benar aku ada di dunia lain?Bukan di bumi?”tanya Ali ragu ragu.”Kurasa jawabannya adalah iya..”Jawabnya.”Dan yang kutakutkan adalah bahwa kau tidak dapat kembali lagi ke duniamu.”ujar Garold menambahkan. Keheningan pun melanda ruangan itu sebentar.Ali yang merasa pusing meminum tehnya yang baru disajikan Garold.”Apa rencanamu sekarang?”Tanya Garold dengan pelan.”Entahlah,tetapi yang pasti aku tidak dapat kembali bukan?,jadi pasti aku terpaksa tinggal disini.”Balas Ali dengan nada putus asa.”Aku tidak berkata bahwa itu adalah kepastian...,Tetapi kurasa aku setuju jika kau mencoba tinggal disini beberapa hari,kemudian kita pergi ke Viennest,ibukota kerajaan Vienne untuk menemui rajanya,mungkin dia dapat membantumu.”Usul Garold.”menarik”Gumam Ali&lt;br /&gt;”Masalahnya adalah aku tidak mempunyai cukup uang untuk tinggal disini.”Ujar Ali tiba tiba.”Tinggal berapa uangmu dari hasil transaksimu dengan Bangchi kemarin?”tanya Garold.Ali mengeluarkan tiga helai kulit yang sudah diukir,tujuh logam perak yang berbeda beda bentuknya dan dua keping logam merah darah berbentuk kotak.”Hmm...,tiga Lucas,tujuh casio dan dua zenstar.”Ujar Garold sambil menatap barang yang ditaruh diatas meja oleh Ali.”Apa? Lucas? Casio?,apa lagi itu?”Tanya Ali dengan penuh keingintahuan.”Itu nama mata uang disini. Kau tidak tahu?”ujar Garold seakan lupa bahwa Ali berasal dari dunia yang berbeda.”Oh..”Gumam Ali.”Satu lucas sama dengan sepuluh casio atau lima iorus.Sedangkan Zenstar tidak berlaku disini,itu hanya mata uang antik dari wilayah Derevan.”Ujarnya panjang lebar.&lt;br /&gt;“Kau bisa menginap tiga hari di Haunted Shack kalau mau..,sewanya satu hari hanya satu lucas.Tempat yang sangat murah.” Saran Garold ragu ragu.”Tempat terjelek bukan?”balas Ali dengan nada menghina tetapi tersenyum karena mendengar bahwa ia bisa menginap di "haunted shack" disini.”Yaa..Bisa dikatakan begitu..,tetapi tidak ada lagi yang lebih murah..,biasanya uang sewa satu kamar itu sepuluh lucas satu hari..”Ujar Garold seakan ingin menarik kata katanya kembali. ”Aku tidak dapat tinggal disini jika tidak mempunyai uang..,kau tahu dimana aku bisa mendapatkan pekerjaan disini?”Tanya Ali.”Entahlah,tapi aku dengar bahwa Tunnel of poop butuh seorang pekerja..,atau.. mungkin kau mau bekerja di Zeng–Zeng Bank..,sebagai pembersih lantai dan kacanya..”Ujar Garold sambil melamun.”Bukannya hampir semua bangunan disini hancur?”Tanya Ali,”Ya,tetapi biasanya dalam satu hari keadaan itu akan pulih seperti semula.Karena semua itu sudah biasa dialami penduduk disini.”Jawab Garold sambil meneguk teh miliknya yang sudah dingin.”Sudah biasa??!”Ujar Ali keras seakan tidak mempercayai apa yang telah didengarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115391149939838902?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115391149939838902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115391149939838902' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115391149939838902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115391149939838902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/07/bagian-9-dunia-yang-lain.html' title='Bagian 9: Dunia yang lain'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115335636591716928</id><published>2006-07-19T17:40:00.000-07:00</published><updated>2006-07-19T17:46:06.103-07:00</updated><title type='text'>Bagian 8: Minateras</title><content type='html'>“Duduklah dulu,aku akan menyiapkan sarapan.”Ujar Garold sambil beranjak pergi.Ali pun duduk di salah satu kursi kayu berdebu didekatnya.Ali membuka buka buku tua itu dengan hati hati,halaman halaman buku itu sebagian besar sudah terkena noda hitam yang Ali duga adalah darah Scheweirlaxel Iramevast sendiri.Ternyata dari buku setebal itu,yang terisi hanya sepertiganya dan sebagian besar hurufnya tidak terbaca karena luntur dan karena tulisannya memang jelek.&lt;br /&gt;          Ali membuka halaman terakhir yang sudah ditulisi oleh Laxel,Ali hanya dapat membaca sebagian dari banyak tulisan di halaman itu.Ali pun mulai membaca buku itu.7 maret 2011 ~11pm~.”Aku tidak beruntung,persediaan makanan menipis,beberapa jam yang lalu Carolina menelepon,radio rusak,tampaknya ada badai diluar,petir dan kilat menyambar nyambar,Roket ini mulai bergetar dengan aneh.”, 7 maret 2011 ~12pm~”Oh tidak! Badai mengeras!,Roket mulai oleng!! AAArrgghh...(setelah itu ada coretan coretan tidak jelas)”.&lt;br /&gt;Setelah itu ada beberapa kalimat,tetapi tertutup oleh bercak bercak hitam.Setelah itu hanya ada dua paragraf lagi,(entah tanggal berapa dan jam berapa &lt;pagi&gt;).”Entah aku berada dimana, tempat yang panas dan tandus.Lapar,aku masih hidup,tetapi luka parah,rasanya aku akan mati.”.&lt;br /&gt;Dan yang satu lagi,Entah tanggal berapa,~13 am~”Aku berada di kerajaan Minateras,rajanya,Ivanova Broazyme dengan senang hati menerimaku sebagai tamu kehormatannya,Aku sudah sembuh setelah dua hari yang lalu tiba disini.(ada bagian yang dikosongkan setelah kata kata tadi)Kerajaan Vodianoi menyerang tiba tiba,dengan sekejap pasukannya sudah membobol Minateras Wall,Gunung Fredzelaw longsor dengan membawa banyak batu batu besar,seluruh warga berusaha kabur dari tempat ini,salah seorang anak raja yang bernama Inferus Broazyme berusaha  menteleportkan semua anggota keluarga kerajaan,tetapi tepat saat sedang transisi tempat,ada yang menyerang dengan bola listrik berwarna biru,terjadi ledakan besar disitu,akibat serangan tadi adalah berpencarnya semua orang yang akan diteleportkan,aku bersama Derrick Broazyme hanya berpindah ke sungai dibelakang kerajaan Minateras.”&lt;br /&gt;          ”Broazyme? Bukannya itu nama keluarga Garold?”Pikir Ali dalam hati.Beberapa menit kemudian,Garold datang sambil membawa dua piring roti panggang.”Dipanggang memakai Gemstone,mungkin rasanya agak aneh,tetapi makanlah..”Ujarnya sambil menaruh piring itu diatas meja berdebu didekatnya.Ali sama sekali tidak mendengarkan Garold berkata,”Dipanggang memakai Gemstone”.&lt;br /&gt;          “Kau sudah melihat lihat buku itu?”Tanya Garold sambil menggigit rotinya.”Sudah,dan tampaknya Laxel selamat dan berhasil sampai ke kerajaan Minateras.(Ali dapat melihat ekspresi Garold membeku)”.”Kau salah satu anak dari Ivanova Broazyme bukan?”sidik Ali.Garold terdiam sejenak dengan menggigit rotinya.”Ya”jawabnya singkat seakan ingin Ali tidak mendengarnya.”Kalau begitu kau kenal Laxel?”tanya Ali,”Aku sudah lupa,tetapi aku ingat saat itu ayahku menerima seseorang sebagai tamunya,tetapi aku tidak tahu siapa dia.”Jawabnya mengakhiri pembicaraan.&lt;br /&gt;          Beberapa menit kemudian,mereka hanya memakan rotinya masing masing tanpa suara sampai akhirnya Ali berkata,”Kau mempunyai saudara berapa?”.Garold tersedak,lalu menjawab,”Ada delapan,Zakaruan,Baherain,Inferus,Celestine,Derrick,Samantha,Tafouist dan aku sendiri..”,”Mereka masih ada?”tanya Ali sambil berharap Garold tidak tersinggung.”Entahlah,aku sendiri tidak tahu mereka ada dimana dan siapa saja yang selamat dari serangan Vodianoui..”jawab Garold muram.Ali sekarang menatap logo di saku bajunya yang bertulisan Minateras.”Ini baju leluhurmu?”sambil menunjuk baju yang dipakainya. ”Lebih tepatnya baju keluarga kerajaan Minateras,kebetulan aku bisa merajut pakaian,sehingga ada banyak yang seperti itu disini.”Ujar Garold.”Kau tidak kembali ke Minateras?”,”Tidak,tentu saja tidak,daerah itu jauh dari sini,Lagipula Minateras sudah hancur..”Ujarnya murung.”Hancur?”,”Ya,hancur,Ketika aku sampai di desa ini,berita tentang kerajaan Minateras hancur dan hilangnya ayahku sudah menyebar.”,”Sekarang daerah itu sudah dikuasai Vodianoui,sehingga kerajaan Vienne menyatakan perang dengan siapapun di daerah bekas Minateras.”Timpalnya lagi.”Jadi kau memutuskan untuk tinggal disini?”tanya Ali.”Ya”Jawab Garold singkat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115335636591716928?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115335636591716928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115335636591716928' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115335636591716928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115335636591716928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/07/bagian-8-minateras.html' title='Bagian 8: Minateras'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115292416235576430</id><published>2006-07-14T17:39:00.000-07:00</published><updated>2006-07-14T17:42:42.600-07:00</updated><title type='text'>Bagian 7:Schweirlaxel Iramevast</title><content type='html'>Mereka berdua menatap batu gemstone yang sewarna dengan batu biasa itu beberapa saat sebelum akhirnya Garold mengepalnya. ”Bagaimana kau dapat melakukannya?”Tanya Ali keheranan,”Itu keahlian Villamenta.”Jawabnya singkat,tetapi sebelum Ali bertanya lagi,ia berkata,”Tidak masuk akal ya?,Nanti kujelaskan.Sekarang kita harus membuka pintu ke kamarku dulu.”.&lt;br /&gt;Kemudian Garold memindahkan gemstone itu ke tangan kirinya dan mengepalnya erat erat seakan takut jika batu itu hilang.Sesaat,Ali dapat melihat Garold berkonsentrasi dan menatap tajam jam itu,tetapi sesaat kemudian ia menjulurkan tangan kanannya kearah jam itu dengan tetap konsentrasi dan mengepal Gemstone di tangan kirinya.Ali dapat melihat ekspresi wajahnya yang menunjukan ia sedang berusaha berkonsentrasi penuh kepada jam itu.&lt;br /&gt;Ali terheran heran dengan kelakuan Garold yang serba aneh itu, tetapi sebelum Ali dapat berpikir tentang keanehan Garold,Ali melihat secercah cahaya putih menyilaukan keluar dari tangan Garold yang memegang Gemstone.Sedetik kemudian,diiringi dengan bunyi seperti derapan kuda,Dinding tanah dibelakang jam itu bergeser kekanan dan tanah dibawah jam itu sendiri tenggelam ke bawah seperti ditelan bumi. Kejadian itu berlangsung selama beberapa detik.Sampai akhirnya berhenti setelah pintu dibelakang jam itu terbuka dan jam itu sepenuhnya masuk ke bawah lantai tanah itu dan ditutup oleh lantai baru.Bersamaan dengan itu,cahaya dari tangan Garold menghilang,kemudian ia membuka telapak tangan kirinya yang seharusnya terdapat Gemstone yang baru saja dibuatnya.Tetapi yang dilihat Ali hanyalah butiran butiran seperti kaca yang berwarna abu.”Gemstonenya remuk?”Ujar Ali sambil memikirkan kemungkinan bahwa batu itu remuk karena Garold mengepalnya terlalu keras.”Memang begitu...,Batu itu akan hancur jika kekuatannya dipakai oleh orang yang belum ahli.”Jawabnya singkat seperti mengakhiri suatu diskusi.&lt;br /&gt;“Silahkan masuk ke kamarku”sambil menunjuk ruangan baru yang baru terbuka itu,kemudian Garold berbalik kemudian berjalan menuju rak buku lain.Ali berjalan dengan hampa menuju kamar Garold,ia terheran melihat kejadian tadi,ia yakin bahwa itu bukan suatu trik sulap.Ia bertanya tanya apakah itu yang disebut sihir.Dulu ketika novel harry potter terbit,ia menghina buku itu karena yakin bahwa sihir itu tidak mungkin ada dan hanya sebuah imajinasi anak kecil saja sehingga ia menganggap buku itu hanya untuk anak kecil.Tetapi sekarang,mau tidak mau ia terpaksa mengakui bahwa sihir itu benar benar ada.&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian,Ali keluar dari kamar Garold dengan memakai celana panjang hitam dari kain katun dan kemeja hitam pekat dengan saku bergambar benteng berwarna abu dengan mahkota emas berintan diatas bentengnya dan bertuliskan,”minateras”dibawahnya.Ali mendapatkan baju itu setelah beberapa kali mencoba baju yang menurutnya bagus,tetapi karena ukurannya terlalu kecil,Ali akhirnya menyerah dan memakai baju yang seperti untuk menghadiri pemakaman itu.&lt;br /&gt;Garold ternyata sedang duduk di kursi dekat meja kayu memanjang yang kotor dengan buku setebal thesis untuk kelulusan profesor di tangannya.”Apa itu?”ujarnya sambil mendekati Garold.”Buku yang ditulis tangan oleh Scheweirlaxel Iramevast,judulnya ”Perjalanan bersejarah dari Amerika ke Inggris,kurasa ini salah satu barang dari duniamu bukan?”ujar Garold sambil menunjukan buku kotor yang tampaknya sudah terkena tinta hitam di beberapa bagiannya.&lt;br /&gt;Ali tahu nama Scheweirlaxel Iramevast itu.Ia adalah seorang maniak yang berkebangsaan jerman yang pada tahun 2011 akan melakukan pemecahan rekor dunia,yaitu dia masuk kedalam suatu ruangan khusus pada roket ICBM yang akan diluncurkan dari Amerika ke Inggris,tetapi terjadi kecelakaan pada saat peluncuran roket itu.Kecelakaan itu terjadi karena terjadinya gempa bumi kecil di tempat peluncuran ketika roket itu sedang diluncurkan,sehingga arah ketika roket itu diluncurkan menjadi salah.Roket itu berkali kali dihubungi untuk mengecek apakah laxel masih selamat dan ternyata orang itu masih selamat dan hanya mengalami luka ringan karena peluncuran yang gagal itu,tetapi laxel mendapat masalah besar bahwa dia tidak akan selamat lagi,karena tidak ada lagi yang dapat menyelamatkannya.Roket itu terus meluncur dan meluncur melewati samudera Atlantik yang luas itu.Pihak keluarga Iramevast pun dihubungi untuk melakukan kontak terakhir kepada Scheweirlaxel.Kendati Scheweirlaxel dinyatakan tidak mungkin selamat,ia tetap bertabah hati walau ketika dikontak keluarganya dia mengobrol dengan terbata bata.Kontak terakhir dilakukan oleh istrinya yang berkata,”Kau harus pulang dengan selamat..Anak anakmu pun menunggu kepulanganmu..”dengan tersedu sedu,”Carolina..,maaf.., tampaknya aku tidak dapat kembali lagi kepadamu dan anak anak..,Aku tidak akan bisa pulang.”Ujar Scheweirlaxel Iramevast tersendat sendat. “Kau harus pulang!!!”Teriak istrinya histeris sambil menangis.”Carolina sayang,..Kau tidak boleh begitu..Kau harus sabar..jaga anak kita baik baik..pakailah uang asuransiku sebaik baiknya..”Ujar Laxel tersedu sedu.Carolina hanya terisak isak dengan keras,Roket pun memasuki daerah dekat segitiga bermuda.”Aku tahu ini menyakitkan Carolin,...tezzzzz kauzz harus tetazz mzzaga azzz zznak..Selamat tinggazz Carozzna!! Au Revoir!!bzzaarzggzhhhzz..”Setelah itu radio ke roketpun hanya mengeluarkan suara ribut yang tidak jelas.Carolina pun pingsan setelah Suaminya berkata“Au Revoir”.Itulah yang Ali ingat dari acara TV di International Channel di rumahnya.Akhirnya roket itupun dinyatakan jatuh di daerah segitiga bermuda.&lt;br /&gt;“Ali?”Ujar Garold memecah keheningan.”Kau tahu dia?”Ujarnya sambil menunjuk nama penulis buku tebal itu.”Ya”ujar Ali singkat,kemudian dia menceritakan semua yang diingatnya.”Sungguh kasihan”Gumam Garold ketika Ali selesai bercerita.”Darimana kau dapat buku ini?”Tanya Ali.”Aku menemukannya di dekat sungai Venera.”Jawab Garold tanpa ekspresi.”Kau..”,”Tidak..,aku tidak menemukan pemiliknya.”Ujarnya seakan telah tahu apa yang akan Ali katakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115292416235576430?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115292416235576430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115292416235576430' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115292416235576430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115292416235576430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/07/bagian-7schweirlaxel-iramevast.html' title='Bagian 7:Schweirlaxel Iramevast'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115231698959824417</id><published>2006-07-07T16:54:00.000-07:00</published><updated>2006-07-07T17:03:09.953-07:00</updated><title type='text'>Bagian 6:Villamenta</title><content type='html'>Ali sekarang hanya bisa berdoa dan berharap agar terdapat cahaya yang cukup terang untuk dapat menerangi sekitarnya.Baru sedetik Ali berharap seperti itu,Ia melihat secercah cahaya terang dari sakunya.Ali yang terkaget,dengan segera merogoh sakunya yang nyaris bolong itu.Ia mengambil sesuatu yang keras dan hangat dari sakunya,ketika melihat benda bercahaya itu dengan lebih jelas,Ia yakin itu benda yang didapatnya dari Old Stone Bar sebelum runtuh.&lt;br /&gt;          Benda itu mirip seperti berlian,hanya saja benda itu menyerupai bentuk cahaya dari bintang di langit.Benda itu tembus pandang dan mengkilat dengan sinar pelangi ditengah tengah benda itu.Ukurannya hanya sebesar kartu pos,tetapi benda itu jauh lebih tebal daripada kartu pos tentunya.Benda bersinar itu mengingatkan Ali pada bola melayang yang bersinar yang ia temui pada pintu masuk utama Old Stone Bar.&lt;br /&gt;          Lamunan Ali dikejutkan secara tiba tiba dengan suara keras yang mengingatkan Ali pada saat balok kayu menjatuhi lantai lantai Old Stone Bar.Tiba tiba sinar dari batu itu padam,Jantung Ali terasa ingin melarikan diri dari tubuhnya,Ali menelan ludahnya dengan gugup.&lt;br /&gt;          Ali menoleh secara liar kearah bunyi itu yang ternyata berasal dari tangga yang menuju ke permukaan.Setelah hening selama beberapa detik,Ali mendengar langkah langkah seseorang menuruni tangga.”Garold??!!”,teriak Ali keras,yang menimbulkan Gema di tempat itu.Tetapi teriakan itu sama sekali tidak digubris oleh orang itu karena Ali dapat mendengar ia semakin cepat menuruni tangga.Ia meraih sebatang besi yang ujungnya sudah dipasangi kaca yang tergeletak didekat dinding tanah tempat itu sebagai alat pertahanan.Semakin dekat  orang itu dengan Ali,semakin cepat jantungnya berdetak.&lt;br /&gt;          Beberapa detik kemudian,Ali mendengar suara“Kau takut Ali?”dalam kegelapan,”tunggulah, aku akan menyalakan lunascent dulu.”.Ali hanya diam sambil berpikir apa itu lunascent.Ia dapat mendengar garold berjalan didekatnya menuju arah yang berlawanan dari tangga keluar.Ali melempar besi yang dipegangnya itu entah kemana.&lt;br /&gt;          Belum genap satu menit kemudian,tempat itu sudah dipenuhi cahaya berwarna putih kekuning kuningan yang memperlihatkan isi tempat itu seluruhnya.Tempat itu adalah sebuah ruangan yang cukup luas.Dinding dan lantainya terbentuk dari tanah coklat yang kering dan kasar.Ruangan itu dipenuhi dengan barang barang aneh yang dapat membuat orang penakut pingsan,karena diantara beberapa barang itu terdapat tengkorak manusia,mayat yang diawetkan,dan yang lainnya.&lt;br /&gt;          Ali tertegun melihat keadaan ruang itu,”sungguh mengerikan”, pikirnya.”Baru pertama kali melihat ruang bawah tanah seorang Villamenta,eh??”ujar Garold sambil bergerak menuju rak buku tua yang penuh dengan buku buku tebal.”apa?”,”ruang bawah tanah fillameta??” jawab Ali seakan telinganya tuli.Garold berhenti,”Villamenta! V-I-L-L-A-M-E-N-T-A!”Ujarnya dengan sopan tapi sedikit keras.”Villamenta? Apa lagi itu?”tanya Ali polos.Garold menghela napas,”Nanti kuberitahu.” ujarnya dengan letih.&lt;br /&gt;          Kemudian Garold mencari sesuatu di rak buku itu.Ali,yang merasa sedikit malu karena tidak tahu apa apa di tempat ini,melihat lihat barang barang yang ada di ruangan itu.”aku tidak mengerti”ujarnya kepada dirinya sendiri,”mengapa aku ada disini?”,”Kenapa harus begini?”, ”bermimpikah aku?”,lalu ia memukul kepalanya sendiri untuk membuktikan bahwa ia tidak bermimpi.Ali yang merasa sakit berpikir bahwa ini pastilah kenyataan.”benar benar kenyataan yang menyakitkan jika aku tidak bisa kembali.”pikirnya dalam hati sambil melihat sekumpulan botol yang berisi cairan berwarna warni yang tampaknya sudah berjamur.&lt;br /&gt;          Mau tidak mau sekarang Ali mempunyai perasaan bahwa Garold yang sekarang sedang mencari cari sesuatu di rak buku lain itu sebenarnya adalah sejenis dukun atau sesuatu yang beraliran hitam,karena Ali dapat melihat bahwa terdapat banyak barang barang mencurigakan,seperti sekotak tusukan yang terbuat dari besi,boneka kecil berbentuk manusia yang sudah bolong bolong,foto orang berkumis lebat yang sudah nyaris habis terbakar dan masih banyak yang lainnya.&lt;br /&gt;          Ali tiba tiba dikejutkan dengan suara Garold,”Sebaiknya kau ganti baju dan celanamu”,Ali mengalihkan perhatiannya dari pisau kecil berwarna perak yang sudah tidak terawat ke Garold yang lagi lagi sudah berpindah tempat.”Aku tidak mempunyai apa apa sekarang”jawabnya muram,”ya,tapi kau bisa memakai baju atau celana milikku jika kau mau” balasnya.”Bolehkah?”ujar Ali dengan nada senang,”Tentu saja”,”Ambil di lemari kamarku.”Ujarnya sambil berlalu.&lt;br /&gt;          Ali menatap sekelilingnya,berharap ada pintu menuju kamar Garold,tetapi sama sekali tidak ada pintu di ruangan itu,”Errr..”,”Garold,pintu menuju kamarmu dimana?”Ujar Ali ragu ragu.”Oh,iya.Sorry.Ambil Gemstone berwarna perak yang tembus pandang di meja itu.”Perintahnya sambil menunjuk meja maple yang reot,”Apa?Gemstone?Batu Gem?”,”Sejenis batu kristal,cari saja..”.Tanpa disuruh dua kali,Ali mendekati meja coklat yang dipenuhi debu itu,lalu mengambil sejenis batu tembus pandang yang berwarna silver dari tumpukan perkakas untuk membongkar alat elektronik di atas meja itu.Ia bertanya tanya apakah itu adalah salah satu ”gemstone”.&lt;br /&gt;          “Pasang batu itu ke dalam jam disebelah patung orang bertangan enam.”Ujar Garold sebelum Ali bertanya apa apa.Ali pun menurutinya,  ia berjalan menuju patung orang tua botak dengan wajah melongo dan mulut terbuka dengan enam tangan dan dua kaki.Keenam tangan itu memegang benda yang berbeda beda,yaitu buku,piring berisi makanan, pedang,perisai,palu dan yang terakhir bentuknya seperti batu berlian.Patung orang itu memakai tiara yang sudah setengahnya hancur yang menurut Ali membuat wajahnya semakin bodoh.&lt;br /&gt;          Kemudian Ali melirik kepada jam tua besar yang bandulnya sudah lepas dengan kaca yang retak retak disebelahnya.Ia mendekati jam itu,kemudian membuka bagian atasnya secara perlahan agar kacanya tidak jatuh. Setelah terbuka,ia menancapkan batu perak itu ketengah tengah jam itu. Tetapi tidak terjadi sesuatu yang menarik,kecuali jika jarum jam tua yang mulai bergerak disebut menarik.&lt;br /&gt;          “Tidak terjadi apa apa..”Gumam Ali.Lalu tanpa sepengetahuan Ali, Garold mendekatinya,”memang tidak hanya begitu.”ujarnya,lalu menjulurkan tangan kanannya,lalu membuka telapak tangannya seperti pengemis yang hendak meminta uang.Ia memfokuskan matanya ke telapak tangannya itu.Sekarang Garold seperti sedang mengeluarkan tenaganya melalui tangannya itu.Wajahnya berekspresi serius yang membuatnya menjadi seram.Anehnya,sekarang ali dapat melihat sejenis lingakaran dalam lingkaran berwarna biru muda dengan simbol “b” didalam lingkaran itu tepat beberapa milimeter diatas tangan Garold.&lt;br /&gt;          Kemudian dia mengambil segenggam butiran tanah kering dibawahnya dengan tangan kirinya yang bebas.Dengan perlahan,Garold menaburkan tanah itu ke tangannya yang kanan.Hal yang menakjubkan pun terjadi,butir butir tanah coklat yang kering itu berubah menjadi butiran kecil yang bening dan tembus pandang.Butiran seperti kaca itu perlahan melayang rendah diatas telapak tangannya.Setelah semua butiran tanah yang dipegangnya jatuh ke tangannya yang kanan,Garold memasukkan tangannya itu ke sakunya.Kenudian dia memejamkan matanya.Butiran butiran yang tadinya hanya melayang tanpa membentuk sesuatu,mulai menyatu satu sama lainnya.Lingkaran aneh ditangan Garold tadi mulai berputar.Lingkaran pertama dan lingkaran kedua berputar tidak searah,yang paling luar searah jarum jam, sedangkan yang satu lagi berlawanan arah.&lt;br /&gt;          10 detik kemudian,muncullah cahaya terang beberapa senti di atas telapak Garold,kemudian dari cahaya terang itu jatuh sebuah batu yang pastilah disebut gemstone abu abu kecil.”Itulah keahlian Villamenta,yaitu dapat membuat Gemstone hanya dengan tanah kering.”Ujar Garold.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115231698959824417?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115231698959824417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115231698959824417' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115231698959824417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115231698959824417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/07/bagian-6villamenta.html' title='Bagian 6:Villamenta'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115180883676452695</id><published>2006-07-01T19:51:00.000-07:00</published><updated>2006-07-01T19:53:56.950-07:00</updated><title type='text'>Bagian 5:Ruang bawah tanah</title><content type='html'>Matahari bersinar kembali.Pagi hari telah tiba beberapa jam setelah kehancuran Old Stone bar yang tragis.Ali bersandar pada dinding depan suatu rumah yang tampak mengkhawatirkan.Rumah itu hanya mempunyai sebagian dinding batu yang sudah keropos,atapnya hilang entah kemana,semua jendelanya sudah hancur dan barang barang didalamnya sebagian hilang dan sebagian lagi hancur tertimpa bebatuan yang berasal dari dindingnya.Ali merasa beruntung karena dirinya dan Garold selamat.Memang Garold sampai sekarang belum sadar,tapi Ali yakin Garold akan bangun sebentar lagi.Ali menemukan luka memar dan benjolan besar di kepalanya.Ia terus menunggu Garold bangun dengan harapan Ia tidak akan gila setelah mendapat benjolan besar di kepalanya.&lt;br /&gt;          Matahari pagi yang hangat menyinari desa itu.Menyinari hampir semua bangunan di desa itu.Baik yang sudah hancur maupun yang masih bertahan dengan retakan retakan besar di dindingnya.Menyinari semua mahluk di desa itu,yang sebagian warganya meninggal dan luka luka, menyinari hewan hewan yang sekarang sudah dikerumuni lalat.Ali menatap reruntuhan bangunan besar yang kemarin malam Ali kenal sebagai Old Stone bar dengan prihatin.Beberapa orang warga berusaha memindahkan bebatuan yang menimpa mayat mayat di tempat itu.Ali sebenarnya ingin membantu,tetapi sekarang ia merasa lemas karena melihat banyak orang yang kesana kemari membawa bawa mayat yang beberapa diantaranya tidak utuh atau karena melihat dimana mana orang merintih dan meminta tolong dengan badan penuh luka.&lt;br /&gt;          Setelah beberapa lama menatap bangkai kucing yang tertimpa kursi dengan pandangan kosong,Ali dikejutkan oleh tangan seseorang di pundaknya.Ali menoleh kebelakang dan melihat Garold sudah berdiri dibelakangnya dengan baju yang lusuh.Belum sempat Ali berkata apa apa,Garold memberi isyarat untuk mengikutinya.Dengan penuh tanya dalam hatinya,Ali mengikuti Garold.&lt;br /&gt;          Ali dan melewati beberapa blok rumah yang sudah hancur dan berbelok mengikuti jalan yang ditunjukkan oleh Garold.Ali melihat papan nama jalan dari kayu yang sudah nyaris patah dengan tulisan,”Heleathand”.”Kita mau kemana?”tanya Ali ragu ragu,”Ke rumahku.”jawab Garold dengan muram,”Semoga tidak hancur seperti Old Stone bar”timpalnya lagi.Ali diam saja.Ia terus mengikuti setiap langkah Garold.Tetapi Garold tiba tiba menjerit,lalu berlari menuju suatu rumah berwarna abu abu yang sudah hancur seperti rumah rumah disekitarnya. Ali yang tidak tahu apa apa mengejar Garold menuju rumah itu.&lt;br /&gt;          Ali berlari ke tempat Garold terdiam didepan reruntuhan itu.Lalu bertanya dengan nada rendah,“Ini rumahmu?”.Garold tampak seperti tidak mendengar kata kata yang diucapkan Ali.Ia terlalu sibuk memperhatikan puing puing rumah itu.“Garold?” ujar Ali dengan pelan.Garold tetap tidak menggubrisnya,Ali dapat melihat garis putih ditengah matanya yang berwarna coklat itu.Setelah beberapa lama,Ali melihat mata Garold menjadi berkaca kaca,tetapi ia dapat menahannya. “Bantu aku menyingkirkan beberapa puing itu”Ujarnya dengan terbata bata.&lt;br /&gt;          Ali mengangguk kemudian berjalan kearah reruntuhan itu.Sekitar limabelas menit kemudian,Garold dan Ali telah selesai membuat jalan yang bebas puing puing dari luar rumah sampai ketengah tengah reruntuhan itu.Ali dapat mendengar gumaman Garold,“Seharusnya ada di sekitar sini..”. “mencari ap..”,kata kata Ali terpotong dengan gumaman keras Garold, “Akhirnya! Ini dia..!”.Ali melihat apa yang Garold lihat.Ali melihat sejenis pintu kecil dari logam yang sudah tergores gores.Pintu itu berada tepat diatas lantai rumah Garold yang sudah retak retak.”Apa itu?”tanya Ali seperti bergumam.“Ini jalan ke bawah tanah..””menuju ke ruang bawah tanah milikku..”ujar Garold.&lt;br /&gt;          Garold kemudian menyingkirkan puing puing kecil yang menutupi pintu itu.Sekarang Ali dapat melihat lebih jelas lagi.Pintu itu sewarna dengan dinding batu yang Ali lihat di Old Stone bar,pegangannya terlihat bercahaya kuning yang Ali yakin itu adalah emas.Garold membuka pintu itu sambil berkata, “kamu turun duluan saja..Aku masih punya urusan diatas sini..”.Lalu setelah terbuka sepenuhnya,Ia mempersilahkan Ali untuk masuk. “Jangan pegang benda benda yang ada disitu,tunggu sampai aku datang.santai saja..”Ujarnya seakan ia tidak kehilangan rumah miliknya.&lt;br /&gt;          Ali menuruni tangga yang dibuat dari besi dengan terpaksa. Sebenarnya ia tidak mau memasuki kegelapan yang berada dibawahnya sendirian.Setelah beberapa detik hanya dengan cahaya yang berasal dari lubang diatasnya,Ali merasa ingin kabur keatas secepatnya daripada terus menuruni tangga itu dengan ragu ragu.Ali menengok kebawahnya yang dipenuhi kegelapan yang sangat mencekam.Ia tidak tahu tangga itu berakhir dimana.&lt;br /&gt;          Tidak terasa,Ali akhirnya menjejakkan kakinya pada  tanah datar yang berbatu.Ali tidak dapat melihat apa yang dipijaknya dan apa yang ada disekelilingnya.Tempat itu benar benar gelap,bahkan Ali tidak dapat melihat tubuhnya sendiri.Ia merasakan tangannya mati rasa dan kebas.Keringat dingin mulai keluar dari tubuhnya.Ali benar benar ketakutan sekarang.Ia menyadari bahwa mungkin saja tempat itu dipenuhi binatang buas yang tinggal di bawah tanah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115180883676452695?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115180883676452695/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115180883676452695' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115180883676452695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115180883676452695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/07/bagian-5ruang-bawah-tanah.html' title='Bagian 5:Ruang bawah tanah'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115179820597200484</id><published>2006-07-01T16:46:00.000-07:00</published><updated>2006-07-01T17:24:49.406-07:00</updated><title type='text'>Bagian 4: Yang tak terduga</title><content type='html'>Ali terbatuk sebentar karena asap rokok yang berasal dari rokok sie bangchi.Kemudian berkata lagi ke garold,”Aku tidak mengerti apa yang kamu katakan”,Garold juga tampaknya tidak mengerti apa yang Ali bicarakan,tetapi beberapa kemudian,seperti petir yang menyambar tiba tiba,Garold berkata dengan penuh semangat,”Aku mengerti apa yang kamu bicarakan!!”,”Bumi!”,”dan yang lainnya!!”,”Aku mengerti sekarang!!”,”Jika kamu telah selesai dengan urusanmu disini,Ayo pergi ke rumahku!!”Ujar garold seperti orang gila.Ali yang tidak tahu apa apa pun mengangguk.&lt;br /&gt;Tetapi sedetik kemudian,old stone bar itu bergetar dengan hebatnya,Sie Bangchi yang tadinya sedang merokok dengan kaki disandarkan ke meja,nyaris terjatuh gara gara getaran tadi.”Oh tidak, jangan lagi!!”gumam Garold.Setelah jeda beberapa detik,Getaran tadi dilanjutkan dengan guncangan yang membabi buta,Ali berusaha agar tetap berdiri ditengah guncangan itu,Ia merapat ke dinding kemudian berpegangan kepada tempat lilin yang terpasang di dinding batu itu.&lt;br /&gt;Cangkir bekas susu coklat Ali jatuh lalu pecah berkeping keping,meja meja dan kursi yang ada di ruangan itu berjatuhan dan berguling guling.Keadaan di bar itu sangat mengerikan,Orang orang berlarian kesana kemari sambil berteriak teriak histeris.Ali melihat garold sudah merunduk disebelah pojok kiri bar itu.Gempa yang terjadi semakin keras,sekarang Ali dapat melihat dinding batu yang berada jauh didepannya retak.&lt;br /&gt;Beberapa detik kemudian,dinding bar didekat pintu masuk utama retak kemudian roboh dengan membawa badai yang diluar.Beberapa orang berusaha keluar dari bangunan itu,tapi sia sia,gempa yang terjadi itu semakin mengganas sehingga kaca kaca di bar itu pecah dan orang orang menjadi terjatuh kecuali orang yang sudah berpegangan kepada sesuatu.Lilin lilin di lampu bundar yang digantung di langit langit bar itu serentak padam karena menerima angin dari luar.Udara dan angin dingin beserta air hujan masuk kedalam bar itu setelah dinding dinding dan jendela bar itu mulai hancur.&lt;br /&gt;Setelah semua lampu di bar itu padam,Ali merasa seperti buta,ia tidak dapat melihat apa apa kecuali lubang lubang yang menuju keluar bar itu.Ia meraba raba dinding sekitarnya kemudian berteriak,”Garold!!””Dimana kau??”dengan keras.Tetapi Garold hanya menjawab dengan pelan,”aku disini,ayo kita segera keluar dari sini!!”.Ali berjalan menuju pintu utama agar bisa keluar dari sana.Belum genap lima langkah dari tempat Ali semula,ia terjatuh karena menabrak kursi yang tergeletak didekatnya.Ia berusaha berdiri,tetapi percuma,gempa itu mencgahnya berdiri.Akhirnya Ali menyerah.Ia tiarap dengan tangan diatas kepalanya sambil berharap dirinya baik baik saja setelah gempa itu berakhir.Beberapa detik kemudian,Ali mendengar orang orang berteriak histeris,teriakan itu dilanjutkan dengan suara rantai yang bergesekkan dengan kayu,kemudian suara barang besar yang terjatuh dengan keras,belum selesai semua itu,Bunyi debam yang ditimbulkan suara barang yang jatuh itu disusul dengan suara seperti tulang yang patah secara massal.&lt;br /&gt;Ali merinding,bunyi beruntun itu pastilah bunyi salah satu lampu gantung besar yang menimpa banyak orang di suatu tempat pada ruangan ini.Gempa mulai mereda,sekarang Ali dapat berdiri dengan tegak lagi walaupun masih merasakan adanya getaran getaran kecil pada lantai bar itu.&lt;br /&gt;Kepanikan semakin menyelimuti pengunjung bar itu setelah terdengar rintihan memelas yang meminta tolong yang berasal dari arah jatuhnya lampu gantung tersebut dan sebuah balok kayu yang menyangga langit langit bar itu jatuh tepat beberapa meter disebelah kanan Ali.&lt;br /&gt;Ali kemudian tahu bahwa bar ini tidak dapat bertahan lebih lama lagi,debu debu berjatuhan dari langit langit bar itu,waktu hidup bar itu semakin berkurang.Ali merapat ke dinding dimana tadi ia memegang tempat lilin sewaktu gempa agar terhindar dari balok balok kayu yang berjatuhan dari atas bar itu.Ali bertanya tanya dimana Garold sekarang.&lt;br /&gt;Ali sekarang merasa bahwa dia akan meninggal,tetapi kali ini karena terkubur oleh reruntuhan bar itu.Semua orang yang selamat berdesak desakan agar bisa keluar dari tempat itu.Ali tidak tahu apa yang harus dia lakukan lagi di tempat yang sangat gelap ini.Ia harus berjalan kira kira seratus meter agar bisa sampai di pintu utama dengan melewati tempat yang penuh dengan meja dan kursi dengan balok kayu yang berjqtuhan dari atasnya.&lt;br /&gt;Diiringi dengan bunyi seperti bom kecil yang meledak,Ali melihat sumber cahaya baru.Cahaya itu memang tidak cukup besar untuk menerangi seluruh isi bar itu,tetapi dapat menyinari sekitarnya.Ali melihat dari mana asalnya cahaya itu,ternyata cahaya itu berasal dari ujung tongkat setinggi kira kira dua meter yang dipegang Sie Bangchi.&lt;br /&gt;Puing puing atap bar itu mulai berjatuhan,Ali menutup matanya ketika melihat sebuah balok kayu besar terjatuh dari atap tepat diatas Bangchi.Tetapi seperti memukul lalat,bangchi menangkis balok kayu itu.Ali membuka matanya beberapa detik kemudian dan melihat balok kayu tadi sudah terbelah dua dan bangchi selamat.&lt;br /&gt;Ali menatap tak berkedip ke balok kayu yang sudah terbelah dua itu.Kini ia tahu mangapa garold tampak kagum ketika Sie Bangchi berkata tentang “druinon”.Tidak diragukan lagi bahwa Sie Bangchi memang hebat walaupun orangnya menyebalkan.Ali menatapnya mundur tiga langkah kemudian memakai tongkatnya untuk menghantam dinding didepannya.Dengan sekali dobrakan tongkat Bangchi,dinding yang dihantamnya hancur berserakan kearah luar bar itu,lalu Sie Bangchi berlari keluar bar itu melalui lubang buatannya.&lt;br /&gt;Setelah Bangchi sepenuhnya pergi dari bar itu,tidak ada lagi cahaya yang ada di dalam bar itu,tetapi Ali bersyukur karena lubang yang dibuat Banchi hanya beberapa puluh meter disebelah kiri Ali,sehingga ia tidak perlu bersusah payah menyebrangi daerah berbahaya agar bisa keluar dari tempat mengerikan itu.&lt;br /&gt;Ia berlari dengan cepat menuju lubang yang dibuat bangchi tadi.Tinggal lima meter lagi,empat meter,tiga meter,dan...”Brugh”,Ali jatuh tersandung sesuatu yang lunak,ia tidak merasa sakit karena menjatuhi sesuatu yang empuk juga.Ia melihat benda apa yang membuatnya tersandung,dengan wajah kaget,Ali melihat bahwa Garoldlah yang membuatnya terjatuh.&lt;br /&gt;Garold tenyata hanya pingsan,disebelahnya terdapat orang berpakaian tuxedo dengan kacamata minus yang sudah retak,tetapi orang itu sudah meninggal,bagian bawahnya berdarah darah karena tertimpa sebuah balok kayu yang besar.Ali melihat benda seperti berlian didekat kepala orang berpakaian tuxedo itu.Ia mengambilnya tanpa memperhatikan benda apa itu sebenarnya.&lt;br /&gt;Celakanya,hantaman Bangchi kepada dinding bar itu lebih memperpendek umur bar itu.Batu batu besar yang disusun sedemikian rupa hingga membentuk sebuah dinding,mulai bergeser tanpa arah, dinding dinding bar itu mulai bergoyang.Ali tidak punya pilihan lagi,ia segera menyeret Garold yang masih pingsan menuju lubang tadi.&lt;br /&gt;Ali mendengar Suara gemuruh dan bunyi barang barang yang berjatuhan.Ia tahu bahwa bar itu akan segera runtuh.Ia menarik Garold lebih keras lagi dan berusaha keluar dari bar itu sebelum runtuh.&lt;br /&gt;Ali berhasil menarik Garold keluar dari bar itu menuju tanah yang becek.Ali segera membawanya menjauh dari old stone bar sampai ke jarak aman agar mereka tidak terkena reruntuhan dari bar itu.&lt;br /&gt;Setelah sampai pada jarak aman,Ali menoleh kebelakangnya lalu melihat pemandangan yang pasti akan diingatnya seumur hidup.Dinding dinding Old Stone Bar bergoyang goyang seperti tidak sanggup lagi menahan atapnya.Kemudian beberapa detik setelah oleng ke depan, Bangunan itu hancur berkeping keping menjadi gundukan reruntuhan yang Besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115179820597200484?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115179820597200484/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115179820597200484' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115179820597200484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115179820597200484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/07/bagian-4-yang-tak-terduga.html' title='Bagian 4: Yang tak terduga'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115130255108308990</id><published>2006-06-25T23:11:00.000-07:00</published><updated>2006-06-25T23:15:55.770-07:00</updated><title type='text'>Saran,kritik&amp;DLL</title><content type='html'>Mau nyaranin sesuatu?&lt;br /&gt;Mau ngritik TFD?(demi kemajuannya)&lt;br /&gt;Atau mau nulis unek unek ttg TFD?&lt;br /&gt;Tulis aja koment di postan ini...&lt;br /&gt;Atau PM sy di thpddf :p (MGB:SomeStink)&lt;br /&gt;Tulis apapun juga yg ada di otakmu!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115130255108308990?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115130255108308990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115130255108308990' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115130255108308990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115130255108308990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/06/sarankritikdll.html' title='Saran,kritik&amp;DLL'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115129824460261663</id><published>2006-06-25T22:00:00.000-07:00</published><updated>2006-06-25T22:04:04.726-07:00</updated><title type='text'>Bagian 3:The old stone bar potongan ke 2</title><content type='html'>Ali yang masih kaget dengan keberadaan temannya disini hanya menjawab,”Apa? Kamu itu Kayn?!?”,”ya,benar aku kayn..”jawabnya dengan kalem.”Apa yang terjadi denganmu sewaktu di kuba?? Mengapa kamu sampai ada di sini?”tanya Ali keheranan.Kayn hanya diam dengan ekspresi wajah membeku,lalu berkata“nanti akan kuberitahu.”.Ali berkata dengan pelan,“kapan ?!?!”.Dia tertunduk,lalu berkata,“Rumahku ada di desa ini,datanglah.”.Ali melongo mendengar temannya sewaktu sma dulu sudah mempunyai rumah di tempat tak dikenal ini.”Kau mempunyai rumah disini?Dimana?”tanya Ali tak sabar.Kali ini Kayn menatap Ali lalu berkata dengan pelan nyaris berbisik,”Besok datanglah ke jalan Wooden Hill no 5.”Lalu Kayn beranjak pergi tanpa mengatakan apapun lagi,meninggalkan Ali yang terdiam.&lt;br /&gt;          Ali tidak dapat berkata apa apa,ia sekarang berusaha mengingat bahwa besok dia harus datang ke Wooden Hill no5.Lalu ia melanjutkan membersihkan sepatunya dari lumpur yang mulai mengering.Memang sulit untuk mempercayai bahwa ia telah bertemu Kayn,temannya sewaktu sma dulu yang dikabarkan hilang di perairan timur kuba.&lt;br /&gt;          Setelah memastikan bahwa ia sudah cukup kering dan bersih,Ali melihat lihat kursi dan meja disekitarnya,Semua kursi di tempat ini sudah penuh kecuali dua kursi di meja sebelah pojok kiri tempat ini.Ali berusaha menerobos orang orang yang menghalanginya agar bisa mencapai kursi dipojok bangunan itu sebelum ada yang mendahuluinya.Ternyata Ali berhasil mencapai tempat duduk itu.&lt;br /&gt;          Diantara empat tempat duduk yang disediakan,dua kursi di meja terakhir itu sudah ada yang mendudukinya.Yang satu,orang berambut kuning keemas emasan yang dibelah kanan dengan memakai kemeja hitam dengan suatu logo di sakunya.Entah kenapa,Ali menyadari bahwa orang yang berambut keemasan itu pendiam dan kalem,tetapi mempunyai kekuatan hebat.Orang yang satunya lagi berambut gondrong yang berwarna hitam kemerah merahan dengan gaya dibelah tiga.Dia memakai baju yang mengingatkannya pada assassin pada game Ragnarok,hanya saja baju yang ini berwarna merah darah dengan garis garis hitam dan emas di bagian bagian tertentu di baju itu.&lt;br /&gt;          Ali yang masih acak acakan berusaha menyapa orang yang memakai baju aneh itu,tetapi tidak dijawabnya.Kemudian ali menyapa orang berambut kuning itu,”Hai..”.Orang itu menatap Ali dan menjawab“Hai juga,salam kenal.”.”salam kenal juga,namaku Ali patay,kamu?”Tanya Ali sekaligus bersiap duduk disebelah orang berambut kuning itu.”Namaku Garold Broazyme,panggil saja Garold” ucapnya sambil memperhatikan Ali yang sedang duduk.&lt;br /&gt;          Setelah terdiam sejenak,Ali melihat salah satu pelayan bar ini mengantarkan sup krim ayam yang masih panas kepada orang berbaju assassin didepan Ali.Orang itu memberikan beberapa kepingan logam yang berbentuk aneh kepada pelayan itu,kemudian pelayan itu pergi menuju meja lain.”Kenapa?”tanya Garold yang ternyata memperhatikan Ali saat menatap keheranan kepingan kepingan logam tadi.Ali menggelengkan kepala,lalu menjawab,”tidak apa apa”.&lt;br /&gt;          Beberapa saat kemudian,Garold juga mendapatkan pesanannya,yaitu bubur berwarna coklat yang berbau daging ayam,lalu ia memberikan sebuah potongan kulit hewan yang sudah diukir kepada pelayan yang memberikan pesanannya sambil berkata,”Sisanya ambil sebagai tipmu”.&lt;br /&gt;          Ketika bubur Garold hampir setengahnya habis,ia menatap Ali yang memandangi mangkok sup krim yang sudah habis dengan ekspresi kelaparan,lalu berkata,”tidak membeli apa apa?”.Suara Garold memecahkan lamunan.”Tidak.”jawab Ali serak.”tapi kau baru saja dari luar! Pasti dingin sekali diluar,dan sudah sewajarnya jika kamu membeli minuman hangat dalam cuaca seperti ini.”kata Garold dengan nada prihatin.&lt;br /&gt;          Lalu Ali mengeluarkan uang seratus ribu yang sudah basah dari saku celananya,kemudian berkata,”apakah ini berlaku disini?”sambil meletakkan uang itu dimeja.Garold memandang uang seratus ribu itu tanpa berkedip,kemudian ia bertanya,”Apa ini?”,”Tentu saja ini uang..,tapi, ini mata uang di Indonesia..”ujar Ali tanpa ekspresi,”Uang? aku tidak pernah melihat uang yang seperti ini. Indonesia? Apa itu?” Tanya Garold dengan penuh tanda tanya.”Sudah kuduga.Pasti uang ini tidak berlaku disini”Gumam Ali.&lt;br /&gt;          Ali dan Garold terdiam sejenak,kemudian Garold bergumam,“pasti kau melakukan perjalanan yang sangat jauh..,sampai sampai uang di tempat kamu tidak bisa dipakai disini..”,Ali tidak dapat berkata apa apa,bahkan ia sendiri tidak tahu ia sedang berada dimana.Tanpa diduga,orang berbaju assassin itu berkata“Hmm..Barang itu unik juga…,kalau boleh,akan kubeli untuk dijadikan koleksi”.Ali dan Garold menatap orang itu secara bersamaan,kemudian Ali berkata,”Siapa kamu itu?!”,”Aku..?Aku itu seorang Druinon dari Dolores,namaku Sie Bangchi” Ujar orang aneh itu dengan nada yang angkuh.Ali melihat perubahan ekspresi di wajah Garold dari ekspresi biasa menjadi ekspresi kagum.&lt;br /&gt;          Satu jam kemudian,Ali sudah kekenyangan memakan nasi goreng dan roti daging asap panggang yang dilumuri keju.Ali sudah mulai merasa akrab dengan Garold,tetapi tidak dengan Bangchi,menurut Ali,ia adalah orang sombong yang menyebalkan.Ali juga akhirnya tahu nama tempat ini yang ternyata bernama old stone bar.Ia tahu karena melihat tulisan itu di papan kayu usang besar yang berada di atas kounter utama bar itu.&lt;br /&gt;          Badai diluar bangunan tua itu sudah mulai melemah saat Ali sedang menikmati secangkir susu coklat panas sambil mengobrol dengan Garold.”Kau berasal dari mana?”tanya Garold,”Indonesia..”jawab Ali tenang,”Indonesia? Apa itu? Wilayah baru? Kerajaan baru?”Tanya Garold terheran heran.Ali berpikir bahwa Indonesia bukanlah negara yang terkenal,tetapi keterlaluan jika ada yang tidak mengetahuinya, ”Indonesia,negara republik yang ada dibagian Timur bumi..!”jawab Ali dengan nada seakan akan keterlaluan jika tidak tahu.Tetapi Garold memang tidak tahu apa apa ia hanya melongo mendengar kata “negara”,“republik”dan “Timur bumi”.&lt;br /&gt;          “Sebenarnya ini dimana?!!”Ujar Ali tiba tiba.”Apakah kau tersesat?,Ini di Desa Broken Land,wilayah calamity tenggara,kerajaan Vienne..”Ujar Garold menjelaskan.”.Ali masih belum bisa mencerna apa yang dikatakan Garold,”kerajaan”,”Calamity”,”Vienne”dan “desa Broken Land” membuatnya pusing,karena,Ali belum pernah mendengar tempat tempat itu sebelumnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115129824460261663?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115129824460261663/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115129824460261663' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115129824460261663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115129824460261663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/06/bagian-3the-old-stone-bar-potongan-ke_25.html' title='Bagian 3:The old stone bar potongan ke 2'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115103232563733292</id><published>2006-06-22T20:09:00.000-07:00</published><updated>2006-06-25T21:36:17.810-07:00</updated><title type='text'>Bagian 3:The old stone bar potongan ke 1</title><content type='html'>Bagian 3:&lt;br /&gt;~Old Stone Bar~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali juga mendengar suara suara hewan seperti anjing dan kucing ditengah keramaian didalam bangunan itu.Ali yang merasa pusing karena kelaparan hanya mengira bahwa didalam bangunan itu sedang diadakan pesta.Ia menatap bajunya yang sudah compang camping,basah dan kotor dipenuhi lumpur dengan sedih.Ia berpikir bahwa ia sungguh sangat tidak sopan jika masuk ke sebuah pesta tanpa diundang dengan baju yang seperti yang ia pakai.Tetapi jika ia tetap diluar,Ali berpikir ia pasti akan meninggal karena kedinginan,kelaparan atau tersambar petir.Tanpa berpikir lebih jauh lagi,ia mengetuk keras pintu besar itu dengan tangannya,tetapi Ali tidak dapat mendengar suara ketukannya sendiri dikarenakan suara badai dan petir dibelakangnya.Setelah beberapa kali mengetuk tanpa jawaban,Ali mencoba lagi dengan meneriakkan salam keras keras,tetapi tetap saja suaranya kalah oleh suara petir yang tidak pernah berhenti.Karena Frustasi tidak ada yang menjawab dan membukakan pintu untuknya,Ali mendorong pintu itu keras keras tanpa mempedulikan resiko apa yang akan diterimanya karena masuk ke dalam suatu bangunan dengan baju penuh lumpur dan bash kuyup.&lt;br /&gt;Diiringi suara derit yang menandakan engsel pintu itu kekurangan oli,pintu itu perlahan terbuka lebar,dan cahaya terang didalam bangunan itu keluar melewati celah yang semakin lama semakin lebar.Setelah terbuka cukup lebar untuk dilewatinya,ali memasuki bangunan itu.&lt;br /&gt;Hal pertama yang Ali lihat adalah berpuluh puluh meja bundar kecil dengan empat kursi kayu disekeliling meja itu yang dipaksakan masuk ke dalam ruangan terang yang penuh dengan orang orang yang berjalan jalan kesana kemari membawa bawa makanan atau minuman. Ali sekarang melongo melihat arsitektur tempat ini yang benar benar seperti sebuah bar di jaman dahulu.Dinding dindingnya tampak seperti dibuat dari batu kali yang berwarna hijau lumut keputih putihan,lantainya terbuat dari batu marmer berwarna abu abu yang halus,licin dan mengkilat.Atap bangunan ini dissangga beberapa blok kayu besar yang disambung memakai sejenis metal berwarna hijau kehitam hitaman.Langit langit tempat ini diisi beberapa lampu gantung besar yang berbentuk lingkaran dan kayu kayu yang saling menyangga satu sama lain.&lt;br /&gt;Tempat ini membuat Ali sangat terpesona karena sebelumnya ali hanya pernah membayangkannya.Lamunannya membuyar ketika salah seorang laki laki di tempat ini menutup pintu yang tadi dibiarkan terbuka oleh Ali.&lt;br /&gt;Sebelum Ali sempat bertanya sesuatu tentang tempat ini kepada laki laki yang menutup pintu tadi,seseorang di sebelah kiri Ali memanggil manggil laki laki itu,dan tanpa mengacuhkan Ali,pria itu berlari menuju orang yang memanggilnya.Setelah melihat lihat sekitarnya,Ali melihat dua perapian besar yang berada beberapa meter di depan dan jauh disebelah kiri Ali.Ali yang sekarang mulai merasa hangat menyadari bahwa ini bukanlah tempat pesta,melainkan sejenis bar.&lt;br /&gt;Ali menatap bajunya yang masih kotor dan basah,ia berencana untuk mengeringkan baju itu di perapian di depannya,Ia berjalan menerobos kerumunan orang orang yang berjalan kesana kemari,dan beruntungnya,tidak ada yang merasa bahwa dirinya telah terkena lumpur dari baju Ali.&lt;br /&gt;Akhirnya Ali berhasil mencapai perapian itu setelah tidak sengaja menendang beberapa hewan di tempat ini.Ali segera berusaha mengeringkan bajunya,tetapi sangatlah susah untuk mengeringkan suatu baju yang basah kuyup dalam jangka waktu dekat.Beberapa menit kemudian,ketika Ali sedang berusaha membersihkan sepatunya dari lumpur yang mulai mengeras,seseorang menepuknya dari belakang.Ali pun menoleh,ia melihat perempuan berbaju coklat dengan motif macan tutul seperti baju pria yang tadi menutup pintu utama sewaktu Ali baru datang ke sini.Perempuan itu berambut lurus panjang berwarna coklat.Ia berkata,”Ali? Bagaimana kamu bisa sampai disini?”,Ali terlonjak ketika medengar kata kata itu,Ali sadar bahwa orang yang sekarang berhadapan dengannya adalah Kayn,Kayn lunasolem,temannya ketika sma yang kabarnya hilang sewaktu kecelakaan di sekitar kuba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115103232563733292?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115103232563733292/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115103232563733292' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115103232563733292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115103232563733292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/06/bagian-3the-old-stone-bar-potongan-ke.html' title='Bagian 3:The old stone bar potongan ke 1'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-115087847405809063</id><published>2006-06-21T01:25:00.000-07:00</published><updated>2006-06-21T01:27:54.070-07:00</updated><title type='text'>Bagian 2:Daun Alyne</title><content type='html'>Bagian 2:&lt;br /&gt;~Daun Alyne~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan setapak di hutan itu mulai menurun,walaupun tidak curam,Ali tetap kesusahan agar dapat terus berjalan melalui jalan menurun yang berliku itu.Ali sudah berkali kali terpeleset dan jatuh sehimgga sekarang ia merasa bahwa tubuhnya akan remuk jika terjatuh lagi.Dengan bantuan tongkat dan tanaman di sekitarnya,Ali berusaha melewati jalanan yang dipenuhi air itu.&lt;br /&gt;Akhirnya,dengan perjuangan yang sangat keras,Ali dapat menuruni turunan itu,tetapi sekarang ia mendapat masalah baru. Matanya terbelalak ketika melihat pemandangan didepannya, walaupun sangat gelap dan ditutupi kabut,matanya tetap melihat jurang yang sangat dalam dan turunan yang benar benar berbahaya.Ia berpikir bahwa ia sama saja dengan mencari mati jika menuruni jalanan yang curam itu.Tetapi tidak ada jalan lain lagi,Jika ali berbalik dan berjalan menuju arah yang berlawanan dengan desa yang ia tuju,ia pasti akan mati kelaparan di tengah hutan ini.&lt;br /&gt;Pelan tapi pasti,ali menuruni jalanan curam yang sebenarnya pantas disebut sebagai tebing kecil itu.Ali berusaha keras agar tetap seimbang,ia terus berpegangan pada batu dan akar disamping kanannya agar tidak jatuh ke jurang disebelah kirinya.Tinggal beberapa meter lagi ia sampai pada tanah yang datar,tetapi pada saat tangannya melepaskan batu yang tadi dipegangnya untuk menjaga keseimbangannya agar tangannya dapat memegang ke akar di depannya,petir menyambar tepat mengenai batu pada tebing di seberang jurang sebelah kiri Ali.Ali yang terkejut tidak dapat meraih akar didepannya,ia kehilangan keseimbangan dan oleng ke kiri.Tangannya berusaha memegang tanaman di sekitarnya untuk menahan dirinya yang akan jatuh.Tapi,apa daya tanaman kecil yang rapuh itu.Walaupun ali berusaha menahan agar tidak jatuh ke kiri,ia tetap terguling miring ke bawah,Ia jatuh melewati beberapa turunan yang curam sebelum menghantam satu satunya pohon yang berada di sebelah kiri turunan itu dengan keras.&lt;br /&gt;Ali sekarang hanya tergolek lemas tak berdaya disamping pohon pinus itu,ia merasa bahwa kaki dan tangan kirinya terkilir.Badannya yang basah sekarang berdarah darah tergores jalanan berbatu tajam yang curam itu.Ia sekarang tampak seperti sudah sampai diambang kematian,tetapi sebagai guru pengobatan,ia selalu membawa daun alyne di sakunya.Daun alyne berkhasiat sangat besar dalam bidang pengobatan .Salah satu khasiatnya adalah membetulkan letak tulang yang salah dan menghentikan pendarahan walaupun lukanya tetap terbuka.&lt;br /&gt;Ali memasukkan daun itu ke mulutnya dan mulai mengunyahnya. Rasanya seperti merica yang dicampur dengan daun singkong dan paria. Memang rasanya sangatlah tidak enak,apalagi bagi orang yang membenci rasa pedas di mulutnya,tetapi daun itu sangat berguna,dalam beberapa saat,Ali merasa tubuhnya sudah tidak terasa sakit lagi dan ia melihat pendarahannya sudah terhenti.Walaupun masih tetap lemas,kelaparan,pusing dan mengantuk,ia sudah merasa lebih baik daripada saat dia berjalan menuju ke sini.&lt;br /&gt;Setelah ia dapat berdiri tegak lagi,Ia melanjutkan perjalanannya, Tetapi sekarang cuacanya berlangsung lebih buruk lagi,anginnya terasa sangat keras dan dingin sekali sedangkan hujan turun lebih deras dan petir menyambar nyambar di langit dengan tidak tentu arah.Meskipun cuacanya sangat tidak mendukung,Ali tetap melanjutkan perjalanannya.Usahanya tidak sia sia,beberapa saat kemudian ia berada di tepi hutan.&lt;br /&gt;Disana ia memandang sekitarnya,tetapi sejauh Ali memandang yang ia lihat hanyalah kabut yang semakin tebal dan kilatan petir.Tanah disekitarnya dipenuhi rumput hijau yang basah dan jalan setapak yang tadi diikutinya buntu.Ali tidak melihat adanya tanda tanda desa dibawah bukit yang sedang dipijaknya,walaupun begitu ia tetap menuruni bukit landai itu.Setelah sampai ke tanah yang datar dan becek,ia melihat secercah cahaya di kejauhan.&lt;br /&gt;Ali sekarang tampak seperti laron yang mencari cahaya,ia berjalan terhuyung huyung diterpa angin yang keras ini.Ia yakin bahwa jika ia tidak menjejakkan kakinya ke tanah becek disekitarnya,ia pasti sudah terbawa angin yang seperti tornado ini.Hujan deras yang tadi sudah berganti menjadi badai besar yang membabi buta.Ali sudah berkali kali kehilangan keseimbangan,untungnya ia tidak jatuh ke tanah.Ali yakin sekali jika ia sudah jatuh ke tanah ia tidak dapat berdiri lagi.&lt;br /&gt;Akhirnya ia sampai di Sumber cahaya itu,ternyata cahaya itu berasal dari bola mengapung yang memancarkan sinar putijh kekuning kuningan diatas sejenis lempengan besi berbentuk segiempat yang dipasangkan ke dinding batu yang sudah berlumut.Ali bertanya tanya bagaimana trik mengapungkan bola yang bersinar itu.Belum sempat ia menyentuh  bola bersinar dan lempengannya itu,petir menyambar tanah beberapa puluh meter dibelakang  Ali dengan bunyi yang mengerikan.&lt;br /&gt;Ali berbalik untuk melihat apa yang terjadi,tetapi yang dilihatnya hanyalah kabut tebal dan badai yang menggila.Ia mendekatkan dirinya ke pintu maple didekatnya,bentuknya yang sangat klasik mengingatkannya pada pintu penginapan jaman dahulu.Ali menempelkan telinga ke pintu itu,ia mendengar suara keramaian orang yang berbicara dan musik yang belum pernah Ali dengar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-115087847405809063?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/115087847405809063/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=115087847405809063' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115087847405809063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/115087847405809063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/06/bagian-2daun-alyne.html' title='Bagian 2:Daun Alyne'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-114990699451438357</id><published>2006-06-09T19:31:00.000-07:00</published><updated>2006-06-09T19:36:34.526-07:00</updated><title type='text'>Fourth Dimension-Buku 1(Kerajaan Taloran)-bab1-bagian1</title><content type='html'>BAB 1:&lt;br /&gt;Bagian 1:&lt;br /&gt;~Permulaan~&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Ali patay,seorang guru mengaji dan pengobatan,kini berjalan dengan sempoyongan tanpa tempat tujuan.Badannya sekarang hanya dibalut baju putih yang sudah kotor&amp;compang camping yang hanya menutupi sebagian dari luka lukanya.Ia merintih kesakitan lalu duduk diatas batu yang cukup besar.Tubuhnya disinari cahaya terik matahari yang menembus lebatnya pepohonan disekitarnya.Ia menatap luka di tangannya sambil melamuni kejadian yang baru saja menimpanya.Gara gara kejadian nahas itulah ia sekarang berada di tempat yang bisa disebut hutan lebat ini.Ali sebenarnya hanya ingin berbaring sebentar saja di batu itu,tetapi dengan badan penuh luka dan angin yang sepoi sepoi,ia merasa tidak ingin melanjutkan perjalanan tanpa tujuannya. Secara perlahan,ali pun tertidur.&lt;br /&gt;          Ali terbangun dengan kaget ketika butiran butiran air hujan menjatuhi dirinya.Ia menatap sekelilingnya.Sudah tidak ada lagi cahaya matahari dan angin sepoi sepoi.Yang dirasakan dan dilihatnya hanyalah angin dingin yang menusuk tulang dan awan awan hitam yang menjatuhkan air hujan.Ia berdiri,tetapi sedetik kemudian ia terlonjak karena merasakan kakinya yang terkilir.Ia meraih sepotong kayu tipis kasar yang tegeletak disebelahnya untuk membantunya berjalan.Dengan badan kesakitan,ia melanjutkan perjalanannya.&lt;br /&gt;          Setelah jatuh berkali kali,Ali akhirnya dapat menyeimbangkan tubuhnya lagi dengan bantuan tongkat kayu kasar yang ali temukan tadi.Gerimis dan angin yang tampaknya dapat membuat air menjadi es tidak berhenti mengenai seorang pemuda yang sudah beruban itu.Keadaan diperburuk lagi setelah ali lihat bulan sudah mulai tampak di atas pepohonan yang lebat itu.Ali berpikir ia pasti tertidur lama sekali sampai sampai sekarang sudah malam.Ali mendongak lagi untuk melihat bulan lagi,lalu sesaat setelah menatap langit berawan hitam itu,ia terlonjak karena bulan yang seharusnya berwarna putih kekuning kuningan menjadi berwarna putih kemerah merahan dengan garis kuning menyilaukan yang membagi bulan itu menjadi 4 bagian.Ia menatap bulan aneh itu sesaat sebelum tertutup awan.&lt;br /&gt;          Ali merasa bahwa ia hanya berhalusinasi,kemudian ia meneruskan perjalanannya.Pertamanya,ali merasa beruntung karena telah menemukan jalan setapak ini,tetapi sekarang ali menyesal karena jalan itu berujung pada pohon besar yang menutupi daerah sekitarnya dari sinar bulan yang aneh itu.&lt;br /&gt;          Ali berharap segera menemukan desa atau sebuah rumah untuk berteduh dari gerimis dan angin malam ini,tetapi itu sangatlah susah apalagi tanpa adanya kompas,peta atau sesuatu yang dapat digunakan untuk mengetahui arah.Setelah melalui semak semak dan pohon pohon yang lebat,akhirnya ali menemukan jalan setapak lagi untuk kedua kalinya,lalu ia berjalan menuruti arah jalan itu.&lt;br /&gt;          Ia berjalan terus dengan napas yang makin memburu,ia memutuskan untuk berhenti sebentar ketika ia merasa kakinya seperti mau melepaskan diri dari tubuhnya.Ia mengambil roti coklat yang sudah kotor dan basah dari sakunya yang berlubang.Setelah membersihkan kotoran yang ada pada roti basah itu,ia langsung memakannya dengan sedih.&lt;br /&gt;          Setelah beberapa lama mengikuti jalan setapak itu,kabut mulai turun,hujan yang tadinya hanya gerimis sekarang bertambah deras dan anginnya semakin dingin&amp;kuat.Ali sekarang merasa sangat kedinginan,lapar dan pusing,tetapi ia terus berjalan menelusuri jalan setapak becek dan berliku liku itu tanpa mempedulikan suara guntur yang menggelegar dan cahaya kilat yang membuat silau.&lt;br /&gt;          Ali merasa bahwa mungkin dirinya akan meninggal di hutan lebat itu karena kelaparan atau dimakan hewan buas.Ia bergidik ketika membayangkan dirinya sedang dikepung sekumpulan serigala hutan yang kelaparan.Tapi,sampai sejauh ia melihat,ia tidak menemukan hewan hewan buas disekitarnya.Yang ada hanyalah suara jangkrik dan kodok yang bersahutan diantara suara hujan dan petir.Bahkan sampai sekarang ia tidak mlihat satu hewan pun.Setelah merasa dirinya telah aman,ia pun berjalan lagi dengan lebih cepat.&lt;br /&gt;          Setelah berjalan beberapa lama,mata ali terpaku menatap tulisan “Broken land village 3km -&gt;” yang terpahat pada batu tinggi disebelah kiri jalan setapak yang Ali lewati.Setelah beberapa lama menatap tulisanitu,Ia tahu bahwa ia akan sampai di desa “broken land” dalam 3 km lagi.Setelah mengetahui bahwa ia sudah mempunyai tujuan sekarang,ia bertambah semangat dan mempercepat jalannya sebelum keadaannya lebih memburuk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-114990699451438357?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/114990699451438357/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=114990699451438357' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/114990699451438357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/114990699451438357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/06/fourth-dimension-buku-1kerajaan.html' title='Fourth Dimension-Buku 1(Kerajaan Taloran)-bab1-bagian1'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29093274.post-114914720846572751</id><published>2006-06-01T00:28:00.000-07:00</published><updated>2006-06-01T00:33:28.476-07:00</updated><title type='text'>Fourth Dimension</title><content type='html'>Tulisan pertama aku...&lt;br /&gt;Baca ya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29093274-114914720846572751?l=somestorystink.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://somestorystink.blogspot.com/feeds/114914720846572751/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29093274&amp;postID=114914720846572751' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/114914720846572751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29093274/posts/default/114914720846572751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://somestorystink.blogspot.com/2006/06/fourth-dimension.html' title='Fourth Dimension'/><author><name>somestink</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14354796177510723232</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://i82.photobucket.com/albums/j269/SomeStink/Mageinspell.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
